Pengikut

DPD GANN Sultra Nyatakan Dukungan terhadap Donald Trump dalam Pemberantasan Sindikat Narkoba Internasional

Lamellong
Januari 18, 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T01:09:34Z
KENDARI-detiksatu.com — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Anti Narkotika Nasional (DPD GANN) Sulawesi Tenggara menyatakan dukungan terhadap komitmen Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan sindikat narkotika internasional yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD GANN Sultra, Laode Bili Nane Marfadha, sebagai bentuk kepedulian terhadap bahaya narkotika yang telah melampaui batas negara dan berkembang menjadi kejahatan terorganisasi lintas nasional.

Menurut Laode, peredaran narkoba saat ini tidak lagi bersifat lokal atau regional, melainkan dikendalikan oleh jaringan internasional dengan sistem yang rapi, modal besar, dan memanfaatkan celah hukum serta kemajuan teknologi. Karena itu, pemberantasannya membutuhkan kerja sama global dan ketegasan politik dari para pemimpin dunia.

“DPD GANN Sultra memandang bahwa sikap tegas Presiden Donald Trump dalam memerangi sindikat narkoba internasional merupakan langkah yang patut diapresiasi. Narkoba adalah musuh bersama umat manusia, dan tidak bisa dilawan secara setengah-setengah,” kata Laode dalam keterangannya, Senin (—).

Ia menegaskan, dukungan tersebut bukan dimaknai sebagai dukungan politik terhadap negara tertentu, melainkan sebagai dukungan moral terhadap agenda global pemberantasan narkotika. Menurutnya, setiap negara memiliki tanggung jawab yang sama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Laode juga menyoroti dampak nyata peredaran narkoba di daerah, termasuk di Sulawesi Tenggara. Ia menyebut narkotika telah merusak masa depan anak-anak muda, melemahkan ketahanan keluarga, serta memicu berbagai tindak kriminal lain.

“Di tingkat daerah, kami melihat langsung bagaimana narkoba menghancurkan kehidupan sosial. Banyak anak muda kehilangan masa depan, keluarga tercerai-berai, dan angka kriminalitas meningkat.

 Ini bukan sekadar isu hukum, tetapi persoalan kemanusiaan,” ujarnya.
Meski demikian, DPD GANN Sultra menekankan bahwa perang melawan narkoba harus tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dan supremasi hukum.

 Pendekatan represif, menurut Laode, perlu diimbangi dengan upaya pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkotika.

Ia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan narkoba, baik melalui pertukaran intelijen, penelusuran aliran dana, maupun penindakan terhadap jaringan lintas negara.

“Indonesia tidak bisa berdiri sendiri. Kejahatan narkotika bersifat global.
 Karena itu, kolaborasi antarnegara, termasuk dengan Amerika Serikat dan komunitas internasional lainnya, menjadi kebutuhan mendesak,” kata dia.

Di sisi lain, pengamat menilai dukungan organisasi masyarakat sipil terhadap upaya global pemberantasan narkoba merupakan hal yang wajar, selama tetap berada dalam koridor kepentingan nasional dan tidak mengabaikan konteks lokal.

 Upaya pemberantasan narkoba, dinilai akan efektif jika disertai pembenahan sistem hukum, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan peran keluarga dan pendidikan.

DPD GANN Sultra sendiri menyatakan akan terus fokus pada kerja-kerja pencegahan di tingkat akar rumput, termasuk sosialisasi bahaya narkoba, pendampingan masyarakat, serta sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

“Narkoba tidak boleh diberi ruang sedikit pun. Perang melawan narkoba adalah perjuangan panjang yang membutuhkan keberanian, konsistensi, dan kerja sama semua pihak,” tutur Laode.

Reporter:Rd
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD GANN Sultra Nyatakan Dukungan terhadap Donald Trump dalam Pemberantasan Sindikat Narkoba Internasional

Trending Now