Pengikut

Festival Media se-Tanah Papua Hadirkan Isu-Isu Terkini dari 6 Provinsi Tanah Papua

Redaksi
Januari 13, 2026 | Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-12T21:23:55Z
Nabire, detiksatu.com || Ratusan Asosiasi wartawan Papua dari 6 provinsi di Tanah Papua berkumpul di Nabire untuk mengikuti Festival Media Se-Tanah Papua yang pertama kali diselenggarakan. 

Acara yang diinisiasi oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP) ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai Selasa (13/1/2026) hingga Kamis (15/1/2026) di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah.

Ketua Panitia Festival Media Se-Tanah Papua.
Abeth Abraham You, dalam konferensi pers di sekretariat panitia, Senin malam (12/1/2026), menyatakan bahwa kehadiran sejumlah wartawan senior menandai momentum bersejarah festival ini. Di antaranya Tonci Woles Krenak, wartawan OAP yang pernah bertugas di Istana Negara Jakarta pada era 1980-an ketika orang Papua sangat jarang mendapat kesempatan bekerja di tingkat nasional.

Wartawan senior lainnya yang hadir adalah Dominggu Mampioper, yang telah berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 1980-an dan masih aktif menulis tentang isu lingkungan, pendidikan, dan kesehatan di Papua melalui media cetak maupun online. Viktor Mambor dan beberapa wartawan senior lainnya turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini.
Festival ini bertujuan membekali jurnalis Papua dan non-Papua dengan keterampilan liputan investigasi, keamanan digital, kecerdasan buatan (AI), dan jurnalisme damai. 

Selain itu, festival ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan insan pers dalam pengelolaan media sosial, media mainstream, fotografi, dan videografi.

Sejumlah Rangkaian acara meliputi:
1. Pelatihan jurnalistik, dengan fokus pada teknik peliputan investigasi
2. Talk show, yang membahas peran media dalam pembangunan Papua di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, politik, hukum, dan HAM
3. Pameran foto dan video, karya jurnalis dari seluruh Tanah Papua
4. Malam penganugerahan Papua Jurnalistik Award 2026 pada hari terakhir, yang akan memberikan penghargaan kepada wartawan berdasarkan kriteria yang ditetapkan panitia dan Asosiasi Wartawan Papua

Peserta festival mencakup jurnalis OAP, perwakilan mahasiswa, serta pelajar tingkat SMA dan SMK. Seluruh narasumber untuk talk show telah tiba di Nabire.

Abeth You menyebut festival ini sebagai "Ajang bergengsi yang sangat berwibawa dan menjadi sejarah" bagi Papua Tengah. 
"Papua Tengah telah merintis untuk mewariskan kepada anak cucu di seluruh Tanah Papua agar ke depan bisa melaksanakan festival media selanjutnya," ujarnya.

Pembukaan festival akan dilaksanakan pada Selasa (13/1/2026) pukul 15.00 WIT. Panitia mengajak masyarakat Kabupaten Nabire untuk menghadiri acara pembukaan dan mengunjungi pameran foto-video karya jurnalis Papua.

You, yang juga mewakili pengurus Asosiasi Wartawan Papua, menyambut kedatangan rekan-rekan wartawan dari lima provinsi lainnya: Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. 
"Ini perjuangan dan perjalanan yang cukup jauh dengan satu misi: jurnalisme damai di Tanah Papua," pungkasnya.


Kontributor : inggi Kogoya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Festival Media se-Tanah Papua Hadirkan Isu-Isu Terkini dari 6 Provinsi Tanah Papua

Trending Now