Pengikut

Pasca Operasi Militer Di Distrik Gearek Nduga Sebagian Besar Warga Sipil Belum Kembali Kampung Halaman

Redaksi
Januari 19, 2026 | Januari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T21:40:05Z
Nduga, detiksatu.com -pasca Operasi militer  Indonesia awal bulan 12 Desember 2025 Di Distrik Gearek  dilaporkan sebagian besar masyarakat belum kembali ke kampung halaman

Salah tokoh intelektual sekaligus ketua Yayasan Woken  Yuli Bugiangge mengatakan Sampai sejauh ini masyarakat sebagai besar yang mengungsi  ke beberapa lokasi sejak tanggal 12/12/2025 itu belum  kembali di kampung : 

" Sejak operasi militer  masyarakat pengungsi keluar belum balik ke kampung halaman karena masih mengalami traumatis", kata Yuli bugiangge saat mewawancarai wartawan Minggu, Halaman gereja Weneroma 18/1/2026

Kelompok Yayasan  Woken dilakukan pengambilan data di TKP  setelah terjadi operasi pasca militer di Distrik Gearek kabupaten nduga pada 12 Desember 2025 telah mendapatkan sejumlah peristiwa  

Yuli Bugiangge mengatakan tanggal 11 Desember 2025 TNI menggunakan satu helikopter melintas di area pemukiman warga tetapi karena cuaca yang tak memungkinkan untuk menurunkan bom pada akhirnya kembali ke timika 


Tanggal 12  militer Indonesia datang menggunakan 6 helikopter melintas area wilayah distrik Gearek lalu melakukan penurunan bom sebanyak 5 kali di area pemukiman warga sipil 
"Setelah dilakukan penurunan bom melancarkan tembakan  arahnya dimana lokasi warga sipil berada,  salah satu kampung yang menjadi sasaran adalah kanjelak distrik Gearek menjadi sasaran serangan  militer". Kata Juli saat wawancara 

"TNI menggunakan 6 helikopter dan mendroping 52 anggota TNI untuk  dilakukan operasi wilayah distrik Gearek Kabupaten Nduga"

Dampak dari operasi penurunan bom dan melancarkan penembakan salah satu anak kecil warga sipil  atiana Giban umur 7 tahun menjadi korban, sedangkan mamanya saat melarikan diri melancarkan tembakan akhir kene di bagian betis"; kata yuli saat jumpa awak media 

"anak kecil yang ditembak melalui bom udara itu setelah mendarat,  mereka ambil mayatnya  lalu hilangkan jejak anak itu hingga saat ini ". Pungkasnya 


Selanjutnya, ia juga menambahkan  selain itu rumah-rumah penduduk yang dibakar oleh TNI sebanyak 6 rumah milik warga sipil dan milik hamba Tuhan, trek-trek milik  bangunan disana bolong habis ". Kata Juli 


Dampak dari operasi militer dipastikan sebagian besar warga sipil berada di pengungsian, diantarnya 50 kepala keluarga berada ibu kota  keneyam, 15 kepala keluarga mengungsi ke kab. Asmat, 10 kepala keluarga mengungsi distrik terdekat, dan  sebagian besar warga mengungsi di hutan-hutan menghindari tembakan ancaman militer. 
" Jadi lebih dari 100 Kepala keluarga yang mengungsi  sebagian besar belum kembali ke kampung". 

"Masyarakat yang  pengungsi masih tertanam rasa ketakutan dan trauma  hingga saat ini, Selain itu tidak merasakan suasana natal 25 Desember 2025 ". 

6 rumah yang di bakar   itu milik  pimpinan gereja pendeta dan gembala. Bukan di huni oleh TPNPB -OPM  tetapi tindakan TNI menimbulkan menambah menganggu psikologis, traumatis dan ketakutan sepanjang masa ". Kata Yuli 

Sebelumnya Rombongan tim Gabungan dipimpin oleh Theo Hesem direktur Hak asasi manusia Papua  beserta lembaga dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) nduga  bersama kepala distrik berkunjung disana melakukan pemasangan baliho 
" Tujuan pemasangan baliho sebagai tanda pelarangan operasi militer di pemukiman warga sipil disana karena  akan menciptakan kondisi traumatis terpanjang di masyarakat ". Kata Juli 


Kami berharap dengan  adanya tanda pelarangan ini tidak lagi ada operasi militer yang nantinya membunuh warga sipil : 
" Kami yayasan Woken sudah pasang baliho pelarangan operasi militer selain baliho dari rombongan tim gabungan Pemda nduga dengan yayasan kemanusiaan dan keutuhan manusia papua (YKKMP ). Tegasnya Juli 
 


Reporter: inggi Kogoya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pasca Operasi Militer Di Distrik Gearek Nduga Sebagian Besar Warga Sipil Belum Kembali Kampung Halaman

Trending Now