Lebak, detiksatu.com || Pihak Kecamatan Rangkasbitung menanggapi viralnya pemberitaan Kantor Kelurahan Muara Ciujung Barat (MCB) yang mengalami kebanjiran karena atap bocor, kumuh, sehingga dinilai tidak layak huni.
Ditemui diruangkerjanya Selasa 13 Januari 2026 Zakaria Hartanto mengakui ada beberapa Kantor kelurahan butuh perbaikan. Meski begitu, pihaknya mengaku terus melakukan upaya agar di semua kelurahan melakukan inventarisir kebutuhan perioritas seperti perbaikan kantor Kelurahan.
"Kebetulan di bulan Januari tahun ini kita akan segera melaksanakan Musrembang. Untuk itu, saya sudah menyarankan agar setiap Kelurahan menginventarisir kebutuhan apa saja yang memang menjadi sekala perioritas dan kemudian nanti kita sama-sama mengusulkan," katanya.
Kata Zakaria, selain itu, setelah dilakukan iventarisir apa saja yang menjadi sekala perioritas untuk dilakukan pembangunan maupun perbaikan, seperti perbaikan Kantor Kelurahan, lokasi atau wilayah yang terdampak banjir serta Jalan Lingkungan yang rusak. Nanti, kata ia, Proposal yang sudah dibuat harus dimasukan kedalam SIPB untuk ditindaklanjuti dalam Musrembang nanti.
"Pada muasyawarah itu, semua Kelurahan dapat mengusulkan 20 usulan yang nanti mana saja yang akan menjadi sekala perioritas. Tentu saya khususnya pihak Kecamatan Rangkasbitung sangat juga berhadap ingin perbaikan, apalagi ini untuk pelayanan masyarakat dan kami terus melakukan yang terbaik semaksimal mungkin,"ujarnya.
Lanjut Zakaria, pihak Kecamatan Rangkasbitung akan terus berupaya berkordinasi untuk mendorong segala bentuk perbaikan di semua Kelurahan, termasuk Kelurahan Muara Ciujung Barat.
"Alhamdulillah kami rasa dengan kempimpinan bapak Bupati pak Hasbi Jayabaya pembangunan saat ini dapat dirasakan. Dan kami tentunya, untuk memaksimalkan sekala perioritas di semua Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, butuh proses dengan melalui mekanasime yang ada. Meski begitu, saya akan terus berupaya melakukan semaksimal mungkin untuk menuju perubahan yang sesuai harapan,"harapnya.(Jul/Red)

