PKS Tegaskan Belum Bahas Pilpres 2029, Prioritaskan Pengawalan Pemerintahan Prabowo–Gibran

Redaksi
Februari 06, 2026 | Februari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T10:46:03Z
Jakarta, detiksatu.com || PKS belum putuskan dukung Prabowo–Gibran dua periode, fokus jawal jalannya pemerintahan.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan belum mengambil keputusan resmi terkait dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hingga saat ini, PKS menyatakan masih berfokus mengawal jalannya pemerintahan agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Muhammad Kholid, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai Pilpres 2029 belum masuk dalam agenda internal partai. Menurutnya, secara struktural dan aturan organisasi, keputusan terkait pencalonan presiden dan wakil presiden merupakan kewenangan Majelis Syuro PKS.
“Terkait Pilpres 2029, kami belum ada pembahasan. Secara AD/ART partai, kewenangan terkait Pilpres ada di Majelis Syuro.

DPP sebagai mandataris Majelis Syuro akan menjalankan keputusan hasil Musyawarah Majelis Syuro. Hingga saat ini, belum ada pembahasan terkait Pilpres di Majelis Syuro,” ujar Kholid 
(6/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kholid sebagai respons atas menguatnya wacana dukungan agar Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kembali berpasangan pada Pilpres 2029. Wacana itu sebelumnya disampaikan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang secara terbuka menyebut pasangan Prabowo–Gibran layak melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode.
Meski belum menentukan sikap politik untuk kontestasi 2029, Kholid menegaskan bahwa PKS tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran hingga masa jabatan berakhir pada 2029.

Dukungan tersebut, kata dia, diwujudkan melalui peran pengawasan, pengawalan kebijakan, serta kontribusi konstruktif di parlemen.
“Fokus kami saat ini adalah mengawal jalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo agar sukses dan sesuai dengan target yang direncanakan oleh pemerintah. Kami ingin memastikan program-program pemerintah benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Kholid.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintahan Prabowo–Gibran bukan hanya menjadi capaian bagi pemerintah semata, melainkan juga menjadi harapan dan kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia.
“Insya Allah kami dukung keberhasilan Presiden Prabowo Gibran memimpin pemerintahan hingga 2029 nanti. Karena keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo adalah kegembiraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, wacana kelanjutan kepemimpinan Prabowo–Gibran dua periode juga mendapatkan respons positif dari sejumlah partai politik. Partai Amanat Nasional (PAN), misalnya, secara terbuka menyatakan dukungan agar Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.

Namun, terkait posisi calon wakil presiden, PAN menyebut masih akan menunggu dan mempertimbangkan opsi terbaik.
Diberitakan sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo secara lugas menyampaikan pandangannya mengenai keberlanjutan kepemimpinan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menanggapi komentar Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai arah politik ke depan.
“Kan sudah saya sampaikan Prabowo–Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” ujar Jokowi saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Pernyataan Jokowi tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi dan respons dari partai-partai politik, termasuk PKS. Meski demikian, PKS menegaskan tetap berpegang pada mekanisme internal partai dan belum akan melangkah lebih jauh dalam pembahasan Pilpres 2029, setidaknya dalam waktu dekat.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PKS Tegaskan Belum Bahas Pilpres 2029, Prioritaskan Pengawalan Pemerintahan Prabowo–Gibran

Trending Now