Presiden Prabowo Subianto Tiba di Washington, Dorong Perkuat Kerja Sama Strategis dan Diplomasi Ekonomi Indonesia–Amerika Serikat

Februari 18, 2026 | Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T03:21:32Z
Washington, D.C., detiksatu.com || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2/2026) siang waktu setempat dalam rangka kunjungan kerja resmi guna memperkuat hubungan bilateral dan membahas kerja sama strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan terbatas mendarat dengan aman di Joint Base Andrews, pangkalan militer yang terletak tidak jauh dari pusat pemerintahan di Washington, D.C..

Kedatangan Presiden disambut secara resmi oleh jajaran pejabat protokol Amerika Serikat serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington.

Disambut Hangat Diaspora Indonesia
Setibanya di hotel tempat menginap di kawasan pusat kota Washington, Presiden Prabowo mendapat sambutan hangat dari ratusan diaspora Indonesia. Mereka terdiri dari mahasiswa, profesional, pekerja migran, serta warga negara Indonesia yang telah lama menetap di wilayah Washington D.C. dan negara bagian sekitarnya.

Suasana haru dan antusiasme tampak ketika Presiden menyempatkan diri menyapa, menyalami, serta berbincang singkat dengan sejumlah diaspora. Sambutan tersebut menjadi simbol kuat dukungan masyarakat Indonesia di luar negeri terhadap agenda kenegaraan yang tengah dijalankan pemerintah.
Beberapa mahasiswa Indonesia yang hadir menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat membuka peluang kolaborasi pendidikan, riset, dan transfer teknologi antara perguruan tinggi Indonesia dan Amerika Serikat.

Agenda Strategis dan Pertemuan Tingkat Tinggi

Dalam agenda kunjungan kenegaraan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung menggelar pertemuan pada malam hari waktu setempat. Selain itu, selama beberapa hari ke depan, Presiden akan melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan jajaran Pemerintah Amerika Serikat, pimpinan lembaga ekonomi, serta para pelaku usaha dan investor terkemuka.

Fokus utama pembahasan mencakup:
* Peningkatan investasi di sektor energi, industri manufaktur, dan hilirisasi sumber daya alam.
* Penguatan kerja sama industri pertahanan dan teknologi strategis.
* Perluasan akses pasar dan perundingan perjanjian dagang yang saling menguntungkan.
* Penguatan rantai pasok global dan ketahanan industri nasional.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik dan tantangan ekonomi global.

Diplomasi Ekonomi di Tengah Dinamika Global

Langkah diplomasi langsung Presiden Prabowo ini dinilai sebagai bagian dari strategi aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan nilai investasi langsung asing (FDI), perluasan ekspor produk hilirisasi, serta transfer teknologi guna memperkuat produktivitas nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kerja sama bilateral dengan Amerika Serikat dipandang sebagai salah satu langkah strategis untuk memperluas pasar dan memperkokoh fondasi pertumbuhan ekonomi.

Didampingi Menteri ESDM dan Sekretaris Kabinet

Dalam penerbangan menuju Amerika Serikat, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kehadiran Menteri ESDM menegaskan bahwa sektor energi menjadi salah satu fokus utama pembahasan, termasuk potensi kerja sama dalam pengembangan energi baru terbarukan, investasi infrastruktur energi, serta penguatan hilirisasi mineral strategis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan harapan pemerintah agar kunjungan kerja ini dapat menghasilkan kesepakatan konkret yang berdampak langsung bagi pembangunan nasional.
“Pemerintah berharap kunjungan kerja ini dapat menghasilkan kerja sama nyata, memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi internasional, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Harapan Hasil Konkret

Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun, tetapi juga mampu melahirkan kesepakatan strategis di bidang perdagangan, investasi, energi, dan teknologi.

Dengan pendekatan diplomasi aktif dan komunikasi langsung di tingkat kepala negara, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan global, meningkatkan produktivitas industri nasional, serta menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kunjungan ini menjadi salah satu langkah penting dalam agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo untuk memperkokoh fondasi ekonomi nasional dan memperluas peran Indonesia dalam kerja sama ekonomi internasional.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo Subianto Tiba di Washington, Dorong Perkuat Kerja Sama Strategis dan Diplomasi Ekonomi Indonesia–Amerika Serikat

Trending Now