Keterangan Foto: Ketua Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Lembata,
H Muhammad Mahmud (Ist.)
Lembata, NTT, detiksatu.com || Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lembata, Hj. Muhammad Mahmud, mengimbau seluruh umat Islam, khususnya kaum muslimin dan muslimah, untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperbanyak amal saleh.
Dalam imbauannya, ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam sebagai "tamu agung" yang penuh kemuliaan.
“Bulan yang kita tunggu, bulan yang kita nantikan, tamu agung yang mulia sebentar lagi akan datang menghampiri kita,” ujarnya dalam video imbauan pada Minggu, 15 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa Ramadhan harus dimaknai sebagai momentum spiritual untuk membersihkan jiwa dan raga, serta menjadi waktu yang tepat untuk kembali kepada Allah SWT secara totalitas.
Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus, tetapi juga mencakup pengendalian diri secara menyeluruh.
“Puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi puasa hati, puasa pikiran, puasa lisan, puasa mata, dan puasa tangan. Ini adalah puasa totalitas,” tegas Hj. Muhammad.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kewajiban berpuasa telah ditetapkan Allah SWT kepada umat beriman sebagaimana juga diwajibkan kepada umat-umat terdahulu, agar manusia memperoleh derajat takwa di sisi-Nya.
Selain aspek spiritual, Ketua MUI Lembata juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi dan keharmonisan sosial, mengingat momentum Ramadhan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah agama lain, seperti perayaan Imlek dan Rabu Abu.
“Di saat umat Islam menjalankan ibadah Ramadhan, umat lain juga melaksanakan ibadahnya. Karena itu, kita harus menjaga kondusivitas, keamanan, dan kenyamanan bersama, demi persatuan dan persaudaraan,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas iman, menjalankan syariat agama dengan baik, serta memperkuat nilai persaudaraan antarumat beragama.
“Mari kita sama-sama meningkatkan kualitas iman kita, menjalankan syariat kita, dan semoga Allah SWT meridai setiap amal yang kita lakukan,” pungkasnya.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lembata dalam membina umat agar menyambut Ramadhan dengan kesiapan spiritual, sosial, dan moral, sekaligus menjaga kerukunan hidup beragama di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Reporter: Emanuel Boli