Manggarai, detiksatu.com || Perbincangan Masyarakat Kabupaten Manggarai seputar Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu lolos seleksi dengan administrasi bodong, warga menyebutkan bahwa agen asuransi , karyawan distributor pupuk, karyawan Toko Usaha Dagang hasil bumi lolos seleksi menjadi PPPK Paruh Waktu.
Tidak hanya agen asuransi, karyawan distributor pupuk, karyawan Toko Usaha Dagang hasil bumi tetapi juga merambah ke partai politik, di sebutkan staf ahli sekretariat DPD II Partai Golkar Manggarai lolos seleksi PPPK-Paruh Waktu.
Hal tersebut terdapat dalam skrinshoot percakapan WhatsApp antara Ferdi Naur anggota DPRD partai Nasdem dengan Carles Woda mantan pengurus partai Golkar Kabupaten Manggarai, Carles mengatakan bahwa pegawai sekretariat DPD II Golkar Manggarai Robert Asot lolos seleksi PPPK Paruh Waktu, sementara pengalaman mengajarnya tidak ada dan menurutnya bisa di cek bahwa banyak orang Cibal lolos seleksi PPPK paruh waktu.
Awak media ini, menghubungi Yoakim Jehati Ketua DPD II Golkar Manggarai, beliau geram dengan tuduhan tersebut dan mengatakan itu fitnah buat partai Golkar DPD II Manggarai Manggarai dan menantang Carles membuktikannya.
Yoakim juga meminta Carles Woda untuk menyampaikan permohonan maaf lewat media, sebab tuduhan itu sangat merugikan partai Golkar DPD II Manggarai, kalau tidak ada permohonan maaf lewat media tentu DPD II Golkar Manggarai menyikapi tuduhan tersebut ke Polres Manggarai.
Awak media ini telah menghubungi Robert Asot, nama yang di tuduhkan Carles lolos PPPK Paruh Waktu, Robert menerangkan bahwa tidak pernah ikut seleksi PPPK dan masih sebagai staf Ahli sekretariat DPD II Golkar Manggarai, tuduhan yang di lontarkan tidak benar.
Awak media ini juga melalui pesan WhatsApp sudah menghubungi Kabid pengadaan dan pengembangan Karier Aparatur BKPSDM tetapi belum di tanggapi, sumber lain yang meminta namanya di rahasiakan bahwa nama Robert Asot tidak ada dalam data base maupun SK PPPK Paruh Waktu, informasi terkait nama Robert Asot lolos PPPK paruh waktu itu Bohong.
Lebih lanjut awak media ini juga, menghubungi Carles Woda, beliau menerangkan bahwa percakapannya dengan Ferdi Naur Anggota DPRD partai Nasdem adalah percakapan iseng, berawal dari informasi yang di perolehnya di warung kopi, bukan menuduh atau fitnah kecuali kalau saya unggah di media Facebook atau lainya yang menjadi konsumsi publik, percakapan saya dengan Ferdi Naur hanya guyon dan bersifat private.
Carles Woda menanggapi rencana Yoakim Jehati lapor ke Polres Manggarai, beliau menjawab silakan saja beliau lapor karena itu haknya.
Bony