Kajen, detiksatu. com || Pemerintah Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan secara resmi mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyusul semakin parahnya dampak banjir sampah yang bersumber dari TPA Bojonglarang. Permohonan tersebut ditujukan langsung kepada Bupati Pekalongan, tertuang dalam surat bernomor 142/075/III/2026 tertanggal 18 Februari 2026.
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Desa Sabarwangi dan diketahui Plt Camat Kajen, Hendi Purwanto, ST, pemerintah desa menegaskan bahwa banjir sampah dari TPA Bojonglarang telah menjadi persoalan serius yang berdampak langsung terhadap lingkungan, sungai, hingga lahan milik warga. Kondisi tersebut, apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan memperparah kerusakan lingkungan dan memicu bencana lanjutan.
Kepala Desa Sabarwangi, Asep Meka Suwandi dalam surat resminya menyampaikan bahwa desa membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah kabupaten untuk penanggulangan banjir sampah yang secara rutin menyumbat aliran Sungai Sabarwangi. Tumpukan sampah yang terbawa arus tidak hanya menghambat aliran air, namun juga memicu longsoran sampah di sejumlah titik rawan.
“Desa kami memerlukan bantuan untuk penanggulangan banjir sampah dari TPA Bojonglarang, khususnya melalui kegiatan normalisasi sungai dengan menggunakan alat berat long crane,” tulis pemerintah desa dalam surat tersebut.
Selain alat berat, Pemerintah Desa Sabarwangi juga mengajukan permohonan bantuan kendaraan roda tiga.
Kendaraan tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan rutinitas warga dalam pembersihan sampah di sungai maupun di lingkungan permukiman desa. Selama ini, upaya gotong royong warga kerap terkendala keterbatasan sarana angkut sampah.
Tak hanya itu, dalam surat tersebut juga disinggung adanya kebutuhan ganti rugi lahan atau titik-titik yang terdampak longsoran sampah dari TPA Bojonglarang. Sejumlah lahan warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimbun atau tergerus longsoran sampah, sehingga menimbulkan kerugian material dan keresahan di tengah masyarakat.
Plt Camat Kajen, Hendi Purwanto, ST, yang turut membubuhkan tanda tangan pada surat tersebut, menegaskan bahwa permohonan bantuan ini merupakan bentuk ikhtiar pemerintah desa dalam mencari solusi berkelanjutan atas persoalan lingkungan yang tidak bisa ditangani secara mandiri.
Melalui surat itu pula, Pemerintah Desa Sabarwangi berharap agar Bupati Pekalongan dapat merealisasikan langkah-langkah konkret penanggulangan banjir sampah dari TPA Bojonglarang. Harapan besar disematkan agar persoalan yang telah berlangsung cukup lama ini tidak terus berlarut dan menimbulkan dampak sosial, kesehatan, serta lingkungan yang lebih luas.
Surat permohonan tersebut juga ditembuskan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk koordinasi lintas instansi.
Warga Sabarwangi sendiri berharap, pengajuan resmi ini menjadi titik awal penanganan serius dari pemerintah daerah. Mereka menilai, persoalan banjir sampah TPA Bojonglarang bukan hanya masalah desa, melainkan persoalan bersama yang membutuhkan campur tangan dan kebijakan tegas dari pemerintah kabupaten.(AR)