Manggarai NTT, detiksatu.com || Rehabilitasi/ pemeliharaan periodik jalan lapen Ruis-Copu, Dana Alokasi Umum APBD Kabupaten Manggarai-NTT Tahun Anggaran 2025 di soroti warga kampung Copu desa Ruis, Kecamatan Reok, sebab proyek tersebut di kerjakan akhir November 2025 lalu, dan sekarang sudah rusak lagi.
Sabtu, 14 Maret 2026 pantauan lapangan di temukan ada beberapa titik pekerjaan pemeliharaan periodik jalan lapen Ruis-Copu rusak lagi dan lantai pekerjaan drainase jalan tersebut juga rusak parah.
Warga kampung Copu, Emil Ludi dan Evan Asak menerangkan bahwa pekerjaan tersebut di duga mengabaikan standar teknis konstruksi baik syarat teknis konstruksi pekerjaan lapen maupun syarat teknis konstruksi pekerjaan drainase.
Rehabilitasi/pemeliharaan periodik jalan lapen Ruis-Copu sudah PHO Provisional Hand Over akhir tahun 2025 lalu, tetapi menuai sorotan Warga kampung Copu, desa Ruis, Kecamatan Reok, Emil Ludi dan Evan Asak menerangkan bahwa warga kampung Copu desa Ruis perihatin dan kesal dengan kualitas jalan tersebut, dan meminta pihak yang bertanggung jawab dinas PUPR, Kontraktor, Konsultan untuk menjadi perhatian dan diperbaiki lagi.
Rehabilitasi/pemeliharaan periodik jalan lapen Ruis-Copu DAU APBD Kabupaten Manggarai TA 2025, dengan nilai kontrak Rp. 593.622.800, dikerjakan CV Angkasa Utama, jalan masuk desa yang lalulintas harian rata-ratanya minim, bahkan jarang di lewati kendaraan roda 6 dan tidak di lewati kendaraan berat roda 10 mestinya layak di manfaatkan 10-15 tahun tapi kenyataannya baru 3-4 bulan sudah rusak lagi.
Melalui pesan WhatsApp awak media ini telah mengirim foto kondisi lapangan jalan rusak dan drainase rusak kepada PPK ibu Citra A Purwarini untuk di tanggapi, beliau hanya menyampaikan terimah kasih atas informasinya.
Pesan yang sama di sampaikan kepada kontraktor CV. Angkasa Utama dan di tanggapi bahwa akan memperbaiki titik-titik yang rusak termasuk drainase yang rusak dalam masa pemeliharaan ini.
Bony