Dorong Diversifikasi Produk Perikanan, KOMISI IV DPR RI Dr Ir Endang S Thohari Naikan Nilai Tambah Kesejahteraan Masyarakat

Redaksi
Maret 11, 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T04:23:02Z
CIANJUR, – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc., mendorong masyarakat untuk mengembangkan diversifikasi produk perikanan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
 
Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi Diversifikasi dan Nilai Tambah Hasil Produk Perikanan yang digelar secara kolaboratif antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR RI. Kegiatan berlangsung di Hotel Signature Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/3/2026).
 
Sinergi Antar Instansi Berikan Manfaat Nyata
 
Dalam sambutannya, Endang menjelaskan bahwa berbagai program dan bantuan yang disalurkan di sektor kelautan dan perikanan merupakan hasil kerja sama yang erat antara Komisi IV DPR RI dengan KKP. Tujuan utama dari sinergi tersebut adalah memberikan manfaat yang nyata dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
 
"Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil perikanan sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk ikan segar, tetapi juga diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi," ujar Endang.
 
Ia menyoroti potensi komoditas perikanan Indonesia yang sangat besar, termasuk peluang ekspor untuk beberapa jenis ikan unggulan seperti bandeng. Namun, pengembangan produk perikanan harus selalu diiringi dengan peningkatan kualitas produk, proses pengolahan yang sesuai standar, serta pemenuhan persyaratan keamanan pangan guna dapat bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
 
Cianjur Potensi Besar, Namun Nilai Jual Masih Terbatas
 
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cianjur Iwan Setiawan, S.Pt., M.M., mengungkapkan bahwa Kabupaten Cianjur memiliki potensi budidaya perikanan yang cukup signifikan. Daerah ini menempati peringkat ketiga sebagai daerah budidaya ikan terbesar di Provinsi Jawa Barat, setelah Kabupaten Indramayu dan Kota Bogor.
 
Namun demikian, sebagian besar hasil perikanan di Cianjur masih diperdagangkan dalam bentuk ikan segar yang memiliki harga relatif terbatas dan kerentanan terhadap fluktuasi pasar.
 
"Melalui diversifikasi produk seperti fillet maupun berbagai produk olahan lainnya, nilai jual hasil perikanan diharapkan dapat meningkat secara signifikan dan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal," jelas Iwan.
 
Paparan Ahli Dorong Pengembangan Usaha Berbasis Perikanan
 
Kegiatan bimtek yang diikuti oleh puluhan pelaku usaha perikanan, petani ikan, serta aparatur terkait ini juga menghadirkan narasumber ahli dari KKP. Direktur Pengolahan KKP Ir. Tri Aris Wibowo, M.Si., serta Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Hermana, M.Eng., M.T., S.Si., memberikan pemaparan mendalam mengenai berbagai aspek penting dalam pengembangan produk perikanan.
 
Materi yang disampaikan mencakup strategi peningkatan kualitas produk, metode pengolahan hasil perikanan yang efisien dan aman, serta identifikasi peluang pengembangan usaha berbasis produk perikanan yang memiliki prospek cerah.
 
Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat mampu meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam mengolah hasil perikanan, sehingga dapat memperkuat perekonomian masyarakat serta meningkatkan taraf hidup pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dorong Diversifikasi Produk Perikanan, KOMISI IV DPR RI Dr Ir Endang S Thohari Naikan Nilai Tambah Kesejahteraan Masyarakat

Trending Now