Dr Ir Hj Endang Setyawati Thohari: Perkuat Kewirausahaan Dan Modal Untuk Usaha Perikanan Berkelanjutan

Redaksi
Maret 11, 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T04:28:15Z
CIANJUR, detiksatu.com– Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari menekankan pentingnya penguatan kewirausahaan dan perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan. Hal itu disampaikan dalam Bimtek Kewirausahaan dan Akses Permodalan hasil kerja sama KKP dengan Komisi IV DPR RI di P4S Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Kamis (10/3).
 
Kegiatan yang diikuti pelaku usaha mikro perikanan, kelompok pembudidaya ikan, dan petugas terkait bertujuan tingkatkan kapasitas masyarakat mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal serta membuka akses permodalan terjangkau dan aman.
 
SINERGI INSTANSI JAMIN PROGRAM TEKAT SASARAN
 
Endang menyampaikan, berbagai bantuan yang dirasakan masyarakat merupakan hasil sinergi erat antara Komisi IV DPR RI dengan KKP. Kerja sama ini memastikan program pemerintah tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan.
 
"Kita ingin memperkuat kapasitas berwirausaha serta membuka akses permodalan lebih luas agar usaha perikanan tidak hanya bertahan, tetapi berkembang mandiri dan berkelanjutan," ucapnya.
 
Ia juga menegaskan peran strategis sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung ketahanan serta kedaulatan pangan nasional. "Kedaulatan pangan adalah harga mati bagi bangsa. Dukungan terhadap petani, nelayan, dan pembudidaya harus terus diperkuat agar produksi pangan nasional terjaga," tegas Endang.
 
PROGRAM UMKM NAIK KELAS BUKA PELUANG EKSPOR
 
Tri Indah Yoosianti dari Tim Kerja Pemetaan Usaha Investasi KKP menjelaskan, perluasan akses permodalan penting untuk melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman tidak resmi.
 
Ia memperkenalkan Program UMKM Naik Kelas yang memberikan pembinaan komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar lokal dan nasional, hingga peluang ekspor ke Malaysia dan Singapura.
 
"Kita pastikan pelaku usaha tidak hanya dapatkan modal, tetapi juga pengetahuan dan jaringan untuk memasarkan produk ke luar negeri," jelas Tri Indah.
 
CIANJUR POTENSI BESAR, FOKUS KESEJAHTERAAN
 
Kepala Dinas Perikanan Cianjur Iwan Setiawan menyampaikan, daerahnya menempati peringkat ketiga sebagai daerah budidaya ikan terbesar di Jawa Barat setelah Indramayu dan Bogor. Namun, peningkatan volume produksi harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan pembudidaya.
 
"Kita tidak hanya fokus pada jumlah produksi, tetapi juga bagaimana hasil usaha meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui diversifikasi dan penguatan kelembagaan," ujarnya.
 
Kegiatan juga menghadirkan Edi Budiyono, pemilik P4S Adrienta Sukaresmi, yang berbagi pengalaman praktis mengembangkan usaha serta pemberdayaan kelompok tani dan pembudidaya ikan di Cianjur.
 
KOMITMEN SERAP ASPIRASI MASYARAKAT
 
Di akhir kegiatan, Endang menegaskan komitmennya untuk terus menyerap aspirasi masyarakat di sektor pertanian, kelautan, dan perikanan. "Kita akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar program pembangunan memberikan manfaat merata dan berkelanjutan," tandasnya.
 
Diharapkan melalui bimtek ini, masyarakat dapat tingkatkan kemampuan mengelola usaha, memperoleh akses permodalan lebih mudah, serta kembangkan usaha perikanan yang inovatif dan berdaya saing.
 
Reporter : anwar
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dr Ir Hj Endang Setyawati Thohari: Perkuat Kewirausahaan Dan Modal Untuk Usaha Perikanan Berkelanjutan

Trending Now