Medan,detiksatu.com II Aula Gubernur Sumatera Utara menjadi saksi bisu prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Senin (9/3/2026). Salah satu pejabat yang resmi dilantik adalah Gibson Panjaitan, yang kini mengemban amanah baru sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) Sumber Daya Air Mineral.
Gibson, yang sebelumnya dikenal sebagai Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, membawa misi besar dalam jabatan barunya. Fokus utamanya tetap konsisten memperkuat implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di sektor konstruksi.
Membawa Keberhasilan Medan ke Tingkat Provinsi
Dalam sesi wawancara dengan wartawan Suara Pekerja usai pelantikan, Gibson menegaskan komitmennya untuk mentransformasi standar keselamatan kerja di Sumatera Utara. Beliau menjadikan keberhasilan Kota Medan sebagai tolok ukur utama.
"Pencapaian Kota Medan yang berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam evaluasi penerapan keselamatan kerja adalah bukti bahwa sistem kita berada di jalur yang benar. Ke depannya, kita harus dorong agar Medan bisa meraih peringkat pertama, yang secara otomatis akan mengangkat reputasi Sumatera Utara di tingkat nasional," ujar Gibson.
Tiga Langkah Strategis di Level Provinsi
Sebagai langkah awal di Pemerintah Provinsi, Gibson telah menyiapkan tiga pilar utama untuk memastikan nihil kecelakaan kerja (zero accident):
Pelatihan Berkelanjutan: Meningkatkan kapasitas dan kesadaran pekerja melalui rangkaian edukasi teknis mengenai prosedur K3.
Sinergi dan Kolaborasi: Mengaktifkan kembali tim ahli yang telah teruji dalam pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) serta pengawasan lapangan yang ketat.
Implementasi Lapangan (Action): Menekankan bahwa K3 bukan sekadar formalitas dokumen administratif, melainkan aksi nyata di setiap lokasi proyek konstruksi.
Keselamatan Nyawa sebagai Prioritas Tertinggi
Menutup keterangannya, Gibson memberikan pesan mendalam bagi seluruh stakeholder jasa konstruksi di Sumatera Utara. Beliau menegaskan bahwa efisiensi pekerjaan tidak boleh mengesampingkan nilai kemanusiaan.
"Jika kita bicara K3, kita bicara tentang keselamatan nyawa. Jangan sampai karena kelalaian kecil, kita mengorbankan nyawa. Keselamatan harus selalu diutamakan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan," tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan angka kecelakaan kerja di wilayah Sumatera Utara dapat ditekan secara signifikan, menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan manusiawi bagi seluruh pekerja konstruksi.(Reporter : Habib)