Lebak,detiksatu.com II Dugaan perilaku tidak pantas yang melibatkan seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan publik dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat serta kalangan aktivis. Jum'at,(13/03/2026).
Peristiwa tersebut mencuat setelah beredarnya informasi dan konten yang diduga berkaitan dengan oknum berinisial JL, yang disebut merupakan aparatur di lingkungan pemerintahan daerah. Dugaan tersebut dinilai dapat mencoreng citra aparatur pemerintah yang seharusnya menjaga etika, moral, dan integritas sebagai pelayan masyarakat.
Menanggapi hal itu, LSM GMBI Distrik Lebak melalui Ketua Distrik yang dikenal dengan sebutan King Naga mengecam keras dugaan perilaku tidak pantas tersebut. Menurutnya, jika dugaan itu benar, maka tindakan tersebut sangat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
“Seorang pejabat publik seharusnya menjaga etika, moral, dan integritas. Jika benar dugaan ini terjadi, tentu sangat memalukan dan mencoreng nama baik pemerintah daerah. Kami dari LSM GMBI Distrik Lebak mengecam keras tindakan yang tidak mencerminkan sikap seorang pejabat,” tegasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, oknum berinisial JL mengaku adanya kejadian tersebut namun menyebut bahwa akun atau konten tersebut diduga akibat peretasan.
“Iya pak, itu ada yang nge-hack. Tadinya saya mau laporkan ke Polda, cuma kasihan. Tolong dihapus fotonya yah pak,” ujar JL dalam pesan singkatnya.
Pernyataan tersebut justru menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Banyak pihak mendesak agar persoalan ini ditangani secara serius dan transparan oleh pihak berwenang guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Sebagai bentuk kontrol sosial, masyarakat dan sejumlah aktivis meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera mengambil langkah tegas, di antaranya melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut, memberikan sanksi administratif jika terbukti melanggar, serta menegakkan aturan secara transparan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya warga Kecamatan Wanasalam, berharap pemerintah daerah dapat menjaga integritas aparatur serta menindak tegas setiap pelanggaran etika demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.
(Jul)