Menu MBG Diduga Tak Sesuai Anggaran, Orang Tua Siswa Pertanyakan Porsi Makanan di SDN Cijengkol Cilograng

Maret 05, 2026 | Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T08:59:18Z
Lebak, detiksatu.com II Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk menu kering kepada 1.193 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, menuai sorotan dari sejumlah pihak. Pasalnya, nilai makanan yang dibagikan diduga tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Kamis (05/03/2026), nilai menu MBG yang disalurkan untuk porsi besar diperkirakan hanya sekitar Rp8.993 per porsi, sementara untuk porsi kecil sekitar Rp6.283 per porsi. Nilai tersebut dinilai belum sebanding dengan anggaran program MBG yang disebut mencapai sekitar Rp10.000 per porsi.

Diketahui, dapur MBG yang dikelola oleh Yayasan Darul Qur'an Mulia menyalurkan menu makanan kering kepada para siswa, mulai dari tingkat PAUD hingga sekolah dasar, salah satunya di SDN Cijengkol, Kecamatan Cilograng.

Untuk siswa PAUD, menu yang dibagikan berupa satu buah jeruk, tahu goreng, dan bolu kukus. Sementara untuk porsi yang lebih besar, menu yang diterima siswa terdiri dari keripik mantang ungu, bolu kukus, dan tahu goreng.

Sejumlah orang tua siswa serta pihak sekolah mempertanyakan kesesuaian porsi dan jenis makanan tersebut dengan besaran anggaran yang dialokasikan dalam program MBG. Mereka berharap ada penjelasan terbuka dari pihak penyelenggara terkait komposisi menu, nilai anggaran, serta standar gizi yang menjadi acuan dalam program tersebut.

Saat dikonfirmasi, pihak akuntan dan ahli gizi dapur MBG Yayasan Darul Qur'an Mulia mengakui bahwa nilai menu yang disalurkan pada hari tersebut memang masih di bawah ketentuan. Namun, mereka memastikan kekurangan tersebut akan dirapel atau ditambahkan pada penyaluran berikutnya.

“Kami akui untuk nilai menu hari ini memang masih kurang, namun kekurangannya akan kami rapel pada penyaluran besok,” ujar pihak akuntan dan ahli gizi dapur MBG Yayasan Darul Qur'an Mulia.

Masyarakat berharap program MBG dapat dijalankan secara transparan serta sesuai dengan standar gizi dan anggaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tujuan program untuk meningkatkan asupan gizi bagi para siswa dapat benar-benar tercapai.

Selain itu, pengawasan dari pihak terkait juga diharapkan lebih diperketat agar pelaksanaan program MBG di lapangan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima manfaat.

(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menu MBG Diduga Tak Sesuai Anggaran, Orang Tua Siswa Pertanyakan Porsi Makanan di SDN Cijengkol Cilograng

Trending Now