Gema dari Teheran: Pidato Sang Pemersatu
Di bawah langit Teheran yang masih berselimut duka namun membara oleh tekad, Mojtaba Khamenei berdiri tegak di hadapannya, jutaan Mata memandang, dan melalui transmisi global, miliaran hati menyimak. Suaranya tidak meledak-ledak, namun bergetar dengan resonansi yang menembus batas Negara dan perbedaan mazhab.
"Wahai umat Muhammad yang tersebar di seluruh penjuru bumi..." suaranya bergema melalui pengeras suara, memecah kesunyian yang mencekam.
"Hari ini, kita tidak lagi berbicara tentang batas wilayah yang digariskan oleh pena penj4jah. Kita tidak lagi berbicara tentang perbedaan yang selama ini menjauhkan kening kita saat bersujud. Hari ini, air mata yang jatuh di Teheran adalah air mata yang sama dengan yang mengalir di Gaza, di sana, di tempat suci Palestina yang sedang merintih."
"Darah para Syuhada bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan tinta yang menuliskan babak baru kemerdekaan. Mereka boleh meruntuhkan bangunan kita, mereka boleh memadamkan pelita di rumah-rumah kita, namun mereka tidak akan pernah bisa memadamkan api iman yang menyala di dada setiap mukmin!"
"Aku tidak meminta kalian untuk mengangkat senjata jika tanganmu terikat . Namun, aku meminta satu hal yang tidak bisa dirampas oleh jet tempur manapun : yaitu Doa , di setiap sujud terakhir dan juga setelah nya Angkat tangan sesuai Sunnah Rasullulah MUHAMAMMAD SAW . Mintalah kepada Pemilik Alam Semesta agar kegelapan ini segera sirna. Biarlah langit berguncang oleh jutaan zikir yang memohon kemenangan bagi mereka yang tertindas."
"Kemenangan Iran adalah kemenangan bagi martabat Islam. Dan kemerdekaan Palestina adalah janji suci yang akan segera kita saksikan bersama. Biarkan sejarah mencatat bahwa hari ini, kita berhenti menjadi pecahan yang terpisah, dan mulai menjadi satu tubuh yang tak tergoyahkan!"
***Mojtaba
** Sudikiranya bagikan DOA ini kepada seluruh dunia agar kita Umat Islam bersatu , TAKBIR , Allahuakbar 3 X ** .....🔥💪 ..... ,Yaa ALLAAH yaa Robbul Alamiin , Kami memohon kepada MU , ampunilah semua dosa kami yang terdahulu dan yang terkemudian, dosa kami yang tersembunyi dan yang nyata, dan dosa kami yang hanya Engkau saja yang mengetahui, Engkaulah yang AWAL dan yang AKHIR , tiada Tuhan kecuali Engkau dan tiada daya upaya kecuali dengan pertolongan MU , yaa Allaah hu Akbar 3 x .
Yaa Malikul Mulk, berkati dan bahagiakan lah hidup Kami yang hanya sementara dan sebentar ini, dan jauhkanlah kami dari sifat angkuh/ sombong , riya dan hina, dan sifat-sifat buruk lainnya, dan janganlah Engkau biarkan kami terjerumus dalam kesesatan, dan keluarkanlah kami dari segala kesulitan yang menimpa kami.
Yaa Ghoniyyu yaa Mughni, sesungguhnya segala yang ada pada kami adalah milik MU , dan janganlah Kami dibebani dengan sesuatu yang tak mampu Kami memikulnya yaa Allaah, lindungilah dan tolonglah Kami, dan jadikanlah Kami senantiasa dapat menjauhi larangan MU dan mengerjakan kewajiban perintahMu, yaa Robbul Izzati. Kini yaa ALLAAH MENANGKAN LAH SAUDARA SE IMAN dan SE ISLAM KAMI DI PALESTINA dan IRAN juga Kami yang masih TERTINDAS DI Indonesia . Aamiin yaa mujibas sa'ilin ,
Aamiin yaa Allaah. Salam jihad BES = Brother Eggi Sudjana .

