Jakarta, detiksatu.com || Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Istana Merdeka, Jakarta, pada (21/3/2026), ketika jajaran menteri, pejabat tinggi negara, serta masyarakat umum menghadiri acara halalbihalal bersama Presiden Prabowo Subianto dalam rangka gelar griya Hari Raya Idul Fitri.
Sejak siang hari, ribuan warga telah memadati kompleks Istana Kepresidenan RI untuk bersilaturahmi langsung dengan Kepala Negara. Tradisi tahunan ini kembali digelar secara terbuka, memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk merasakan suasana Lebaran di lingkungan Istana.
Memasuki sore hari, giliran jajaran pejabat negara yang hadir secara bergelombang. Rombongan menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, hingga tokoh-tokoh penting nasional tampak mengantre dengan tertib dari pintu depan Istana Merdeka untuk bersalaman langsung dengan Presiden.
Di antara yang hadir terlihat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama istri, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia Isyana Bagoes Oka beserta keluarga.
Turut hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.
Kehadiran mereka menambah semarak suasana silaturahmi di hari kemenangan umat Islam tersebut.
Sejumlah pejabat lainnya juga tampak hadir, seperti Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mengenakan busana tradisional Melayu lengkap dengan kain songket, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama keluarga.
Selain itu, terlihat pula Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto yang turut meramaikan acara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Prabowo juga lebih dahulu melakukan halalbihalal dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo beserta keluarga masing-masing.
Momen ini menjadi simbol kuat persatuan dan kesinambungan kepemimpinan nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa jumlah masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 orang. Antusiasme warga menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden.
“Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin hadir secara sukarela. Sepanjang masih memungkinkan, kami persilakan untuk masuk ke lingkungan Istana Merdeka,” ujar Prasetyo.
Warga yang hadir memasuki area melalui pintu belakang Istana Negara, kemudian berjalan menuju halaman tengah Istana Kepresidenan. Di lokasi tersebut, mereka disambut suasana khas Lebaran dengan sajian beragam hidangan tradisional.
Berbagai makanan khas Hari Raya seperti ketupat, opor ayam, empal gentong, hingga bakso disediakan secara gratis bagi para tamu. Kehangatan suasana tampak dari interaksi antara masyarakat dan para pejabat yang berlangsung penuh keakraban.
Acara gelar griya ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dipertahankan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mencerminkan keterbukaan Istana terhadap rakyat.
Menjelang petang, sekitar pukul 18.00 WIB, rangkaian acara halalbihalal dan gelar griya resmi ditutup.
Meskipun demikian, kesan kebersamaan dan semangat persatuan yang tercipta sepanjang hari tersebut meninggalkan makna mendalam bagi seluruh pihak yang hadir.
Red-Ervinna