Kecelakaan Kereta Di Bekasi Timur Berawal Dari Mobil Listrik

Redaksi
April 28, 2026 | April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T06:35:04Z
Bekasi – detiksatu.com ll Terjadi insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.50 WIB, Peristiwa ini melibatkan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, menyebabkan puluhan orang luka-luka dan menjadi salah satu kecelakaan kereta api paling memilukan dalam beberapa waktu terakhir. Senin Malam.27/4/2026.
 
Berikut ini adalah fakta-fakta sementara terkait peristiwa yang terjadi:
 
DIDUGA BERAWAL DARI MOBIL LISTRIK YANG MOGOK DI PERLINTASAN
 
Insiden ini diduga dipicu oleh tertempernya sebuah mobil listrik yang mogok di perlintasan sebidang dekat stasiun. Hal ini diungkapkan oleh seorang penumpang KRL yang selamat, Nurhayati (35), yang menuturkan bahwa KRL Commuter Line yang ditumpanginya menuju arah timur sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur karena ada kendaraan roda empat yang mengalami mogok tepat di perlintasan.
 
Saat KRL sedang berhenti, tiba-tiba rangkaian ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. "Kejadiannya begitu cepat, kereta jarak jauh menabrak kami di KRL," kata Nur di lokasi, 
 
KECELAKAAN PERTAMA DALAM SEJARAH PERKERETAAPIAN INDONESIA
 
Kecelakaan antara KRL PLB 5568A (relasi Kampung Bandan–Cikarang) dengan KA jarak jauh Argo Bromo PLB 4B (relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) tercatat sebagai kecelakaan pertama yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.
 
"Kecelakaan antara kereta jarak jauh versus KRL malam ini merupakan kecelakaan pertama dalam sejarah. Selama ini tidak pernah terjadi senggolan antara kereta jarak jauh dengan kereta perkotaan, sehingga ini tentu ada masalah yang serius di tingkat manajerial yang perlu diaudit," kata pakar transportasi Ki Darmaningtyas dalam keterangannya pada Selasa (28/4/2026).
 
7 ORANG TEWAS, 81 LUKA-LUKA
 
Hingga pukul 09.00 WIB Selasa (28/4/2026), PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tragis itu, sedangkan 81 orang luka-luka dan dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat.
 
"Sampai pada saat ini kami sudah mengevakuasi 81 penumpang kami yang luka-luka, kemudian ada tujuh penumpang kami yang sudah dinyatakan memang meninggal," kata Vice President Corcomm PT KAI, Anne Purba, 
 
SELURUH 240 PENUMPANG KA ARGO BROMO ANGGREK SELAMAT
 
Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang terlibat kecelakaan dipastikan selamat. Tercatat ada 240 penumpang dalam rangkaian kereta jarak jauh tersebut saat insiden terjadi.
 
“(Sebanyak) 240 penumpang (Argo Bromo) Anggrek semuanya selamat,” ujar Anne Purba di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026).
 
GERBONG KHUSUS WANITA TERJEPIT PALING PARAH
 
Nurhayati menuturkan kepada detik bahwa gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang rangkaian KRL merupakan bagian yang tertabrak secara langsung. "Yang ditabrak gerbong paling belakang, gerbong khusus wanita itu yang paling belakang," ujarnya.
 
Tim SAR melaporkan hingga pukul 05.11 WIB, masih terdapat tiga dari tujuh korban yang terjepit di dalam gerbong nomor 8 (gerbong khusus wanita). Proses evakuasi terus dilakukan secara intensif.
 
STASIUN BEKASI TIMUR DITUTUP SEMENTARA
 
Imbas dari kejadian ini, PT KAI menutup sementara layanan di Stasiun Bekasi Timur untuk memaksimalkan proses evakuasi. Saat ini, layanan KRL hanya dioperasikan sampai Stasiun Bekasi.
 
"Sampai pagi ini untuk Stasiun Bekasi Timur itu kami tutup sementara dan KRL layanannya hanya sampai Stasiun Bekasi, supaya evakuasi ini benar-benar bisa kami maksimalkan dalam penyelamatan penumpang," ujar pihak terkait.


Reporter (Roan)
 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kecelakaan Kereta Di Bekasi Timur Berawal Dari Mobil Listrik

Trending Now