Nilai SAKIP Beberapa OPD di Tanjab Barat Diduga Alami Penurunan
TANJAB BARAT,DETIKSATU.COM || Kinerja pemerintahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diduga mengalami penurunan pada periode penilaian terbaru.
Penurunan nilai ini menjadi perhatian serius, mengingat SAKIP merupakan instrumen vital untuk mengukur kinerja, perencanaan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran di setiap instansi.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Tanjab Barat, Erna, memberikan penjelasan terkait data penilaian tersebut.
Menurutnya, nilai SAKIP yang dikoordinir oleh Bagian Organisasi Setda adalah nilai tingkat Kabupaten yang justru mengalami peningkatan. Namun, untuk penilaian spesifik di level masing-masing OPD, kewenangan dan teknis penilaiannya berada di bawah koordinasi Inspektorat (ISP).
"Kalau nilai SAKIP yang dikoordinir Bagian Organisasi Sekretariat Daerah itu level nilai Kabupaten yang mengalami peningkatan. Kalau level OPD itu ada di ISP (Inspektorat) untuk nilai evaluasinya," jelas Erna, belum lama ini.
Ditanya lebih detail terkait daftar OPD mana saja yang nilainya meningkat atau menurun serta perbandingannya dengan tahun sebelumnya, Erna mengaku belum mengetahui secara pasti. Hal ini dikarenakan sudah masuk ranah teknis yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Untuk itu mungkin ada yang tidak saya ketahui, karena sudah teknis dan ada peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman," tambahnya.
Secara terpisah, Pelaksana Harian (PLH) Inspektorat Tanjab Barat, H. Yunus, saat dikonfirmasi terkait data tersebut, membenarkan bahwa data yang dimiliki hanya bersifat internal.
Ia menjelaskan, pihaknya hanya memiliki data nilai SAKIP untuk lingkup internal Inspektorat saja, belum data keseluruhan dari seluruh OPD yang ada di lingkup Pemkab Tanjab Barat.
"Untuk seluruhnya tidak ada, Inspektorat punya OPD-nya saja," ujar H. Yunus singkat.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, saat dimintai tanggapan terkait hal tersebut, menyebutkan belum bisa memberikan komentar lebih lanjut karena belum menerima informasi detail.
"Belum dapat info, saya akan cek dulu dengan Bagian Organisasi. Yang jelas, jika SAKIP turun tentu akan jadi penilaian kinerja OPD yang bersangkutan," ujar Katamso via pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, Katamso menegaskan bahwa penilaian SAKIP selalu menjadi perhatian khusus dari Bupati. Tak jarang, Bupati memimpin langsung rapat terkait evaluasi SAKIP ini.
"SAKIP ini selalu menjadi perhatian khusus dari Pak Bupati, tak jarang beliau pimpin langsung rapat SAKIP ini. Kalau terjadi penurunan nilai SAKIP tentu akan jadi penilaian kinerja Kepala OPD tersebut," tegasnya.(Tim)