Pemkab dan Polres Pekalongan Gelar Latihan Simulasi Sispamkota Jelang May Day

Redaksi
April 23, 2026 | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T13:30:15Z
Pekalongan –detiksatu.com II Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Polres Pekalongan menggelar Latihan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) untuk mengantisipasi aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) bertempat di Jalan Alun-alun Utara, depan Kantor Bupati Pekalongan, Kamis (23/04) pagi.

Simulasi diawali dengan apel pasukan, dilanjutkan dengan rangkaian skenario penanganan unjuk rasa yang berkembang dari situasi kondusif (hijau), meningkat menjadi tidak terkendali (kuning), hingga kondisi anarkis (merah). Dalam skenario tersebut, aparat menunjukkan langkah-langkah persuasif hingga tindakan tegas, termasuk negosiasi, pengendalian massa, penanganan provokator, hingga evakuasi pejabat dan penanganan korban.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran Polres Pekalongan dan Kodim 0710/Pekalongan dalam menyelenggarakan simulasi tersebut. “Kami mengapresiasi apa yang diinisiasi oleh Pak Kapolres dan Pak Dandim dalam kerangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum atau unjuk rasa. Apalagi menjelang peringatan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional, ini menjadi bagian dari komunikasi kita,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan terus bersinergi dengan TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya saat momentum aksi penyampaian aspirasi. “Ini kan penyampaian pendapat ya, sebenarnya ini juga bagian dari standar operasional yang biasa. Kepolisian dan TNI menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dalam menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif. Pemerintah Kabupaten Pekalongan tentu akan terus bersinergi dengan itu,” tambahnya.

Menanggapi maraknya dinamika di media sosial, Sukirman menilai hal tersebut merupakan bagian dari ekspresi masyarakat. Namun demikian, pemerintah tetap fokus pada langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan. “Saya kira tidak apa-apa, itu bagian dari ekspresi. Yang penting kami sudah merencanakan beberapa langkah, di antaranya efisiensi anggaran untuk pembangunan jalan. Tinggal teknis pelaksanaannya saja,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, simulasi Sispamkota ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, “Latihan ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Pekalongan bersama pemerintah daerah dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang berimplikasi pada situasi kontinjensi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan sekitar 643 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta elemen masyarakat dari berbagai organisasi kemasyarakatan. “Alhamdulillah para personil sudah memahami tugas dan tanggung jawab dari setiap tahapan-tahapan pelayanan aksi unjuk rasa yang bilamana nanti akan terjadi,” imbuhnya.

Terkait potensi kerawanan, Kapolres menyebut kondisi saat ini masih kondusif. Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan serikat buruh dan pemerintah daerah untuk mengisi peringatan May Day dengan kegiatan positif. “Kami berharap apabila nanti ada aksi, tidak mengganggu ketertiban masyarakat. Kami mendukung peringatan May Day dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Cpl. Yulian Cahyono, mewakili Dandim, menyampaikan bahwa TNI siap memberikan dukungan pengamanan sesuai prosedur, “Untuk pengamanan Hari Buruh, TNI akan bertindak sesuai SOP, yakni menunggu permintaan bantuan dari kepolisian. Setelah ada surat resmi, kami siap melaksanakan perbantuan keamanan,” tegasnya. (AR)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab dan Polres Pekalongan Gelar Latihan Simulasi Sispamkota Jelang May Day

Trending Now