Kisah seorang lelaki lansia berusia 90 tahun bernama Pak Asnawi, warga Kampung Dusun Kali Asin RT 007 RW 002 Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, telah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Pak Asnawi yang hidup sebatang kara dan tinggal di rumah yang kurang layak, mengalami kesulitan dan belum mendapatkan bantuan sosial pangan (beras dan minyak goreng) dari pemerintah.
Meskipun fisiknya lemah dan harus berjalan tertatih-tatih, Pak Asnawi terpaksa datang langsung ke kantor desa dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai kelengkapan berkas. Namun, setelah tiba di kantor desa, ia merasa sedih karena tidak mendapatkan bantuan beras dan minyak goreng yang diharapkan.
"Saya punya anak lima, semua usaha di kota dengan jadi pemulung. Saya sendiri di kampung. Saya bingung sama pemerintah, kenapa hidup di masa yang sudah tua begini belum juga dapat bantuan pemerintah. Saya heran yang berkecukupan dapat, saya sendiri yang serba kekurangan tidak dapat," ujar Asnawi dengan nada sedih.
Kisah ini telah menarik perhatian masyarakat luas, yang berharap pihak pemerintah terkait dapat segera melakukan klarifikasi terkait proses pendaftaran dan penyaluran bantuan sosial pangan, serta memberikan bantuan yang layak bagi lansia yang membutuhkan seperti Pak Asnawi.
Reporter (Roan)

