CIBINONG, BOGOR,DETIKSATU.COM || Warga Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, meluapkan kemarahan dan kekecewaan mendalam. Maraknya tempat yang menawarkan layanan asusila atau esek‑esek kini berani beroperasi secara terang‑terangan, bahkan menyebarkan selebaran berisi tawaran yang sangat menjijikkan dan melanggar hukum. Warga pun menuding Camat Cibinong seolah menutup mata, membiarkan, bahkan dianggap mendukung keberadaan usaha pelanggaran itu.30/06/26
Salah satu lokasi yang berani beroperasi persis di pusat keramaian adalah tempat bernama Viktori, yang berlokasi di Ruko Cibinong City Center Blok D Nomor 22, persis di seberang Pusat Perbelanjaan CCM.
Yang paling mengerikan dan memalukan, selebaran yang disebarkan secara bebas itu secara eksplisit menawarkan layanan penyimpangan: dua wanita melayani satu laki‑laki. Hal ini jelas melanggar norma kesusilaan, hukum negara, serta merusak citra dan tata kehidupan warga Cibinong.
Warga bertanya dengan nada kesal: “Ke mana peran Camat dan aparat setempat? Bagaimana bisa usaha yang isinya perbuatan terlarang ini berdiri kokoh di tempat yang mudah dilihat semua orang, bahkan berani menyebar iklan? Apakah ini dibiarkan karena ada yang dilindungi? Apakah Camat Cibinong mendukung prostitusi tumbuh di wilayahnya?”
Keberadaan tempat ini bukan sekadar meresahkan, tetapi mencemari nama baik daerah, membahayakan ketertiban umum, serta jelas melawan aturan hukum yang berlaku. Warga heran mengapa hingga saat ini belum ada langkah penertiban, penutupan, maupun pemeriksaan dari pihak Kecamatan, Satpol PP, maupun kepolisian.
Masyarakat menuntut:
✅ Camat Cibinong harus menjelaskan mengapa hal ini dibiarkan berlangsung lama;
✅ Segera turun ke lokasi dan tutup paksa tempat tersebut serta tempat serupa lainnya;
✅ Tindak tegas pengelola dan cari tahu siapa yang melindungi mereka sehingga berani beroperasi seberani itu.
“ warga meminta tempat penyimpangan sex di tutup Jangan menunggu tempat ini menjadi sarang penyakit atau kejahatan lain baru ditindak. Jika pejabat tidak berani menertibkan hal yang terang benderang ini, untuk apa mereka duduk di sana?” tegas warga dalam pengaduannya.
Warga meminta tutup
Hingga berita ini diturunkan, tempat tersebut masih beroperasi bebas dan belum ada tanggapan maupun tindakan apa pun dari Pemerintah Kecamatan Cibinong.(Red)

