Tanjabbar, detiksatu.com || Bantuan korban kebakaran untuk warga Desa Sungai Dualap, kecamatan Kuala Betara dari pemerintah Provinsi Jambi hingga kini belum terealisasi. Rabu (24/6/2026).
Setahun telah berlalu bencana kebakaran yang mengharuskan puluhan rumah warga di Desa Sungai Dualap, kecamatan Kuala Betara, kabupaten Tanjab Barat. Tak hanya kehilangan tempat tinggal puluhan kepala keluarga juga telah kehilangan mata pencaharian.
Ironisnya bantuan yang dijanjikan pemerintah Provinsi Jambi untuk meringankan beban korban kebakaran yang langsung disampaikan oleh gubernur Jambi pasca kejadian, hingga saat ini belum terealisasi.
Hal itu diungkap warga Sungai Dualap Kepada media ini. Menurutnya, pasca kejadian pemerintah provinsi berjanji akan memberikan bantuan sebesar Rp 920.000.000 untuk warga Desa Sungai Dualap yang terdampak bencana kebakaran.
" Waktu itu gubernur langsung yang menyampaikan, pada papan replika yang diserahkan secara simbolis tertera nominal bantuan sebesar Rp 920 juta, "kata warga.
Warga juga menjelaskan jika hingga hari ini bantuan uang diberikan secara simbolis tersebut belum diterima warga yang menjadi korban kebakaran.
" Hingga hari ini sudah setahun lama nya, tapi bantuan yang sampaikan pemerintah provinsi Jambi tersebut belum kami terima, "jelasnya.
Warga berharap pemerintah provinsi Jambi segera merealisasikan bantuan yang telah diserahkan secara simbolis tersebut tersebut agar tidak menjadi isu miring di tengah masyarakat.
Terpisah Pemerintah kabupaten Tanjab Barat saat dikonfirmasi melalui Asisten III Agus Sanusi membernarkan jika bantuan untuk korban kebakaran di Desa Sungai Dualap hingga kini belum terealisasi.
" Belum, persyaratan yang diminta belum terpenuhi ada kendala teknis, " katanya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp. Selasa (23/6/2026)
Saat ditanya kapan bantuan yang telah diserahkan secara simbolis tersebut dapat terealisasi kepada warga Desa Sungai Dualap yang jadi korban kebakaran.
" Belum tau, informasinya baru mau dianggarkan di perubahan atau geser ke dana BTT, " ungkapnya.(Hen)

