Pekalongan,detiksatu.com II Proses seleksi terbuka dan kompetitif pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan memasuki fase penting. Panitia Seleksi resmi mengumumkan hasil uji kompetensi melalui metode Assessment Center, yang menjadi salah satu instrumen utama dalam mengukur kapasitas, kompetensi manajerial, serta potensi kepemimpinan para peserta seleksi.
Pengumuman tersebut dipublikasikan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pekalongan pada Senin (6/7/2026). Dokumen tersebut memuat hasil penilaian peserta yang telah mengikuti rangkaian assessment sebagai bagian dari proses pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka sesuai ketentuan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Berdasarkan foto kegiatan yang diperoleh, para peserta tampak mengikuti proses assessment dengan suasana yang tertib dan serius. Mereka mengenakan pakaian dinas resmi berupa kemeja putih dan dasi, menempati ruang ujian yang telah disiapkan panitia. Seluruh peserta terlihat fokus menyimak arahan maupun mengikuti tahapan penilaian yang dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, integritas, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan strategis pemerintahan.
Metode Assessment Center sendiri merupakan pendekatan yang lazim digunakan dalam seleksi pejabat tinggi ASN. Penilaian tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mengukur kompetensi perilaku, kemampuan manajerial, kecakapan memimpin organisasi, serta kesiapan menghadapi tantangan birokrasi modern.
Hasil assessment tersebut belum menjadi penentu akhir. Nilai yang diperoleh peserta akan menjadi salah satu komponen dalam keseluruhan proses seleksi yang masih mencakup tahapan lanjutan sesuai jadwal Panitia Seleksi, sebelum akhirnya ditetapkan kandidat terbaik untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Pelaksanaan seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat tata kelola birokrasi berbasis kompetensi. Melalui mekanisme seleksi yang transparan dan kompetitif, diharapkan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kualitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional.
Masyarakat maupun peserta seleksi dapat melihat hasil lengkap Assessment Center melalui pengumuman resmi yang dipublikasikan BKPSDM Kabupaten Pekalongan pada laman resminya.(AR)

