Keluarga Pasien Keluhkan Sikap Oknum Jukir di Depan Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putrar, Diduga Tak Beri Karcis dan Bersikap Arogan

Keluarga Pasien Keluhkan Sikap Oknum Jukir di Depan Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putrar, Diduga Tak Beri Karcis dan Bersikap Arogan

Biro Makassar
Minggu, 05 Juli 2026 | Minggu, Juli 05, 2026 WIB Last Updated 2026-07-05T03:56:12Z



MAKASSAR,DETIKSATU.COM
|| Seorang keluarga pasien mengeluhkan dugaan tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh oknum juru parkir (jukir) di area depan Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra. Keluhan tersebut mencuat setelah pelapor mengaku mendapat perlakuan yang dinilai arogan saat hendak mengantar makanan untuk anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan.


Berdasarkan informasi yang diterima, keluarga pasien tersebut telah mendampingi kerabatnya yang dirawat di rumah sakit selama kurang lebih dua hari. Selama kurun waktu tersebut, pelapor mengaku beberapa kali memarkirkan kendaraannya di lokasi, namun tidak pernah menerima karcis parkir sebagai bukti pembayaran resmi.


Peristiwa yang dipersoalkan terjadi ketika pelapor datang untuk kedua kalinya pada hari yang sama guna mengantarkan makanan kepada anggota keluarganya. Menurut keterangannya, pada kunjungan pertama ia telah membayar biaya parkir, namun kembali tidak diberikan karcis.


Saat kembali beberapa saat kemudian, pelapor mengaku bertanya secara baik-baik kepada petugas parkir apakah masih perlu membayar lagi mengingat dirinya baru saja keluar masuk area parkir untuk keperluan mengantar makanan.


Namun, menurut pengakuannya, pertanyaan tersebut justru mendapat respons dengan nada tinggi. Oknum juru parkir disebut langsung meminta bukti pembayaran berupa karcis sambil mempertanyakan pembayaran sebelumnya.


Pelapor menilai situasi tersebut menjadi tidak masuk akal karena sejak awal dirinya tidak pernah menerima karcis parkir. Akibatnya, ia tidak memiliki bukti pembayaran ketika diminta menunjukkan karcis.


Tidak hanya itu, seorang anggota keluarga pelapor yang turut mencoba menjelaskan kondisi tersebut juga dikabarkan ikut mendapat bentakan dari oknum juru parkir. Dalam adu argumen tersebut, oknum diduga sempat mengucapkan kalimat bernada keras yang membuat keluarga pasien merasa tidak nyaman.


Pelapor juga mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah menyiapkan uang untuk kembali membayar demi menghindari perselisihan. Namun, menurutnya, sikap oknum juru parkir tetap dinilai tidak bersahabat dan cenderung memancing konflik.


Menariknya, pelapor menyebut sikap petugas berubah ketika kamera telepon genggam mulai diarahkan untuk merekam kejadian tersebut. Setelah mengetahui dirinya direkam, oknum tersebut disebut mulai meredam emosinya.


Kejadian ini memunculkan sorotan terkait pentingnya pemberian karcis parkir kepada setiap pengguna jasa parkir. Karcis tidak hanya menjadi bukti pembayaran, tetapi juga merupakan bentuk perlindungan bagi konsumen apabila terjadi kehilangan kendaraan maupun sengketa pembayaran.


Apabila benar pengguna jasa parkir tidak diberikan karcis namun tetap diminta membayar, maka praktik tersebut berpotensi menimbulkan dugaan pelanggaran terhadap ketentuan pengelolaan parkir dan merugikan masyarakat.


Selain itu, masyarakat juga berharap seluruh petugas parkir yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan dapat mengedepankan sikap ramah, sopan, dan profesional. Mengingat rumah sakit merupakan tempat yang didatangi masyarakat dalam kondisi membutuhkan pelayanan, keluarga pasien dinilai tidak sepatutnya menerima perlakuan yang dianggap intimidatif.


Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola parkir maupun manajemen RS Akademis Makassar terkait laporan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan memastikan seluruh informasi secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keluarga Pasien Keluhkan Sikap Oknum Jukir di Depan Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putrar, Diduga Tak Beri Karcis dan Bersikap Arogan

Trending Now

Iklan