Asap Kembali Muncul di Kawah Wadon, 35 Personel Gabungan Dikerahkan

Asap Kembali Muncul di Kawah Wadon, 35 Personel Gabungan Dikerahkan

Agustus 13, 2026 | Agustus 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T11:16:47Z
CIANJUR,DETIKSATU.COM || Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Kawah Wadon, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih berlangsung. Tim gabungan kembali menemukan sejumlah titik panas yang mengeluarkan asap pada Kamis (13/8/2026).

Temuan tersebut menunjukkan kondisi di area terdampak kebakaran masih dinamis. Karena itu, upaya penyisiran, pemantauan, pendinginan, dan penanganan titik panas terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api.

Balai Besar TNGGP dalam siaran persnya menyebutkan, pemantauan pada Kamis pagi menemukan beberapa titik panas yang mengeluarkan asap. Tim yang berada di lapangan langsung melakukan penanganan terhadap titik-titik tersebut.

Kemudian, pada pukul 12.07 WIB, tim kembali mendapati adanya asap di area terdampak kebakaran. Tim gabungan selanjutnya melakukan penanganan dengan menyiram dan mendinginkan area hingga asap kembali tidak terlihat.

Kondisi tersebut menjadi alasan bagi petugas untuk tetap melakukan pemantauan secara berkala. Balai Besar TNGGP memastikan kegiatan penyisiran akan dilanjutkan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik panas.

Penguatan penanganan juga dilakukan dengan mengirimkan 35 personel tambahan pada Kamis (13/8/2026).

Personel tersebut berasal dari Balai Besar TNGGP, Kodim 0608/Cianjur, Polres Cianjur, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), dan unsur relawan. Mereka bergabung dengan tim yang sebelumnya telah berada di lokasi untuk memperkuat operasi penanganan kebakaran.

Penambahan dan pergantian personel dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pemantauan, penyisiran, serta penanganan titik panas sekaligus memastikan area yang terdampak tidak kembali mengeluarkan asap.

Balai Besar TNGGP menegaskan bahwa penanganan dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Kepala Balai Besar TNGGP Sadta Noor Adirahmanta mengapresiasi keterlibatan masyarakat, relawan, petugas lintas instansi, serta seluruh pihak yang turut membantu pengendalian kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Hingga Kamis, penanganan belum sepenuhnya berhenti karena tim masih menemukan dinamika di lapangan. Pemantauan dan penyisiran akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berkembang menjadi kebakaran baru.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah pencegahan agar kawasan konservasi TNGGP tetap dalam kondisi aman setelah terdampak kebakaran.(Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Asap Kembali Muncul di Kawah Wadon, 35 Personel Gabungan Dikerahkan

Trending Now