Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Cianjur, 4 Orang Meninggal dan 8 Luka Berat

Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Cianjur, 4 Orang Meninggal dan 8 Luka Berat

Agustus 21, 2026 | Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T15:34:39Z

CIANJUR,DETIKSATU.COM || Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Nasional Puncak-Cianjur, tepatnya di sekitar Jembatan Ciguntur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026). Sebanyak 12 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, dari total 12 korban, sebanyak empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis dan proses pendataan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Prio, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB dan melibatkan lima kendaraan, yakni satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, serta dua sepeda motor.

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk boks Isuzu yang mengangkut barang kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.

Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga mengalami kendala teknis. Kendaraan kemudian menabrak Suzuki Ertiga, dua sepeda motor, dan Toyota Avanza yang melaju dari arah berlawanan.

Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Sejumlah korban juga sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus dievakuasi oleh petugas gabungan.

Salah seorang saksi, Heri Budiman, Ketua RT Kampung Bojong RT 03/RW 02, Desa Ciloto, mengatakan dirinya melihat truk boks dalam kondisi oleng sebelum terjadi tabrakan.

"Mobil boks terlihat oleng. Kemudian menabrak mobil Ertiga, setelah itu Avanza dan beberapa sepeda motor," ujar Heri.

Saksi lainnya, Ana, warga Kampung Ciguntang RT 03/RW 02, Desa Ciloto, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat sejumlah kendaraan dan korban di sekitar lokasi.

Menurut Ana, salah satu sepeda motor terdorong hingga masuk ke area warung. Ia juga melihat pengemudi truk boks dalam kondisi terjepit.

"Setelah mendengar suara benturan, saya keluar dan melihat ada motor yang masuk ke warung. Saya juga melihat ada korban yang terjepit di kendaraan," kata Ana.

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur, pemadam kebakaran, dan relawan melakukan evakuasi terhadap korban serta kendaraan yang terlibat.

Berdasarkan keterangan RSUD Cimacan, total terdapat 12 korban dalam kecelakaan tersebut. Sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara delapan korban lainnya mengalami luka berat dan mendapat penanganan medis.

Identitas lengkap para korban serta kondisi terkini korban yang menjalani perawatan masih dalam proses pendataan dan penanganan pihak rumah sakit.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan, termasuk kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang terlibat dalam kecelakaan.

Dengan demikian, dugaan kendala teknis pada truk masih merupakan bagian dari kronologi sementara dan belum dapat disebut sebagai penyebab pasti kecelakaan sebelum hasil penyelidikan kepolisian selesai.

Setelah seluruh kendaraan dievakuasi, arus lalu lintas di jalur Puncak-Cianjur yang sebelumnya mengalami kepadatan dilaporkan kembali lancar dari kedua arah.

Kepolisian mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Puncak, terutama pada ruas jalan menurun, serta memastikan kondisi kendaraan laik digunakan sebelum melakukan perjalanan.(Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Cianjur, 4 Orang Meninggal dan 8 Luka Berat

Trending Now