Situbondo,detiksatu.com ||Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Pokaan Tengah RT 03 RW 07, Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba meludeskan dua unit rumah, satu di antaranya habis hingga rata dengan tanah.
Rumah yang terdampak diketahui merupakan milik Pak Yanto.
Kebakaran berlangsung begitu cepat sehingga warga tidak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan harta benda di dalam rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, titik awal api diduga berasal dari bagian dapur. Namun hingga kini penyebab pasti munculnya kobaran api masih belum dapat dipastikan.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. Material bangunan yang mudah terbakar membuat si jago merah sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.
Kobaran api kemudian merembet ke bangunan lain yang berada di dekatnya sehingga menyebabkan satu rumah tambahan mengalami kerusakan cukup parah.
Saat kebakaran terjadi, penghuni rumah diketahui sedang beraktivitas. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Mendapat laporan kebakaran, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas berjibaku bersama warga memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.
Meski demikian, sebagian besar barang berharga milik korban tidak sempat diselamatkan karena api sudah lebih dulu menguasai bangunan.
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai penjuru desa. Warga yang melihat kejadian langsung berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Dengan peralatan seadanya, warga bergotong royong berusaha memadamkan api sambil menunggu petugas Damkar tiba di lokasi.
Suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan. Sejumlah warga berupaya mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari rumah yang belum sepenuhnya terbakar.
Berkat kerja keras petugas pemadam kebakaran dibantu warga, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan setelah dilakukan proses pemadaman selama beberapa waktu.
Akibat kebakaran tersebut, satu rumah dilaporkan hangus total hingga rata dengan tanah. Sementara rumah lainnya mengalami kerusakan akibat jilatan api.
Peristiwa itu menjadi perhatian masyarakat karena terjadi pada siang hari ketika sebagian besar warga sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini ditulis, aparat terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran, termasuk menghitung kerugian material yang dialami korban.
Belum ada keterangan resmi mengenai nilai kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut.
Penyebab pasti kebakaran juga masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang sehingga berbagai dugaan yang beredar di masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman.
Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kompor, tabung gas, instalasi listrik, dan peralatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan bantuan kepada korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Di tengah duka yang dialami korban, semangat gotong royong masyarakat Desa Pokaan terlihat saat bersama-sama membantu proses penanganan pascakebakaran.
Hingga proses penyelidikan selesai, asal mula kebakaran masih menjadi misteri. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi mengenai penyebab kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Dusun Pokaan Tengah. (Agus)