LSIM Banten Siapkan Langkah Non-Litigasi Terkait Tagihan Dapur MBG Dewi Melati

LSIM Banten Siapkan Langkah Non-Litigasi Terkait Tagihan Dapur MBG Dewi Melati

Agustus 22, 2026 | Agustus 22, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T02:04:10Z
LEBAK, DETIKSATU.COM || Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia Maju (LSIM) Banten menyatakan akan menempuh upaya pendampingan melalui jalur non-litigasi secara bertahap terkait persoalan tagihan pada Dapur MBG Dewi Melati.

Ketua LSIM Banten, Komeng Abdurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghubungkan pemilik Dapur MBG Dewi Melati terkait persoalan pembayaran yang disebut belum diselesaikan.

Menurut Komeng, pemilik dapur mengaku terkejut setelah mengetahui adanya informasi bahwa terdapat tagihan yang belum dibayarkan oleh pihak berinisial JA.

“Upaya pendampingan melalui jalur non-litigasi akan kita tempuh secara bertahap,” ujar Komeng dalam keterangannya.

Ia menyebutkan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah melayangkan surat kepada Ketua Satgas terkait persoalan tersebut.

Selanjutnya, apabila persoalan belum mendapatkan penyelesaian, LSIM Banten berencana melakukan aksi penyampaian pendapat di depan Dapur MBG Dewi Melati. Langkah berikutnya, LSIM juga akan menyampaikan aspirasi ke Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

“Kita akan bersurat ke Ketua Satgas, kemudian kita akan lakukan aksi demo di depan Dapur Melati 1. Setelah itu kita akan lakukan aksi ke BGN Pusat,” kata Komeng.

Komeng berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan langkah yang sesuai dengan ketentuan.

“Izin yah Ibu Hj. Semoga dalam waktu dekat segera diselesaikan,” demikian disampaikan Komeng.

LSIM Banten menegaskan bahwa langkah yang ditempuh merupakan bentuk pendampingan dan penyampaian aspirasi agar persoalan pembayaran tersebut memperoleh kejelasan dari para pihak yang berkepentingan.
(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • LSIM Banten Siapkan Langkah Non-Litigasi Terkait Tagihan Dapur MBG Dewi Melati

Trending Now