Wamena,detiksatu.com || Anggota DPRK Nduga jalur Otonomi Khusus (Otsus), Pitalis Dimiye, mengajak seluruh unsur pimpinan pemerintahan dan anggota DPRK Nduga yang baru dilantik untuk mengesampingkan perbedaan politik dan bersama-sama membangun Kabupaten Nduga.
Pernyataan itu disampaikan Dimiye dalam acara ibadah syukuran atas pelantikan Pitalis Dimiye sebagai anggota DPRK Nduga jalur Otsus dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang berlangsung pada (18/8/2026) di Kenyam, Kabupaten Nduga Papua Pegunungan
Dimiye menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Nduga, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pelantikan anggota DPRK jalur Otsus.
Ia mengatakan pelantikan tersebut merupakan momentum penting bagi masyarakat, khususnya keluarga besar dan masyarakat Dapil I yang telah memberikan kepercayaan kepada para anggota DPRK jalur Otsus.
“Saya mengharapkan kepada Bupati, Ketua DPRK dan keenam anggota DPRK yang baru dilantik agar bergandengan tangan membangun Kabupaten Nduga menjadi lebih baik,” ujar Dimiye.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun kepentingan politik yang terjadi dalam proses sebelumnya harus dikesampingkan. Semua pihak diminta menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk membangun persatuan demi kepentingan masyarakat Nduga.
“Perbedaan dan kepentingan politik yang telah kita lewati mari kita abaikan. Saat ini kita bersatu untuk membangun Nduga,” katanya.
Dimiye juga meminta pimpinan eksekutif dan legislatif bekerja sama dalam mendukung program-program pemerintah daerah, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penganggaran dan penggunaan dana Otsus sesuai kewenangan yang diberikan negara.
Ia menegaskan anggota DPRK jalur Otsus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas sesuai konstitusi dan ketentuan perundang-undangan.
“Kita sama-sama mengawal pembangunan, termasuk mengawasi anggaran daerah yang diberikan sesuai tugas dan kewenangan berdasarkan konstitusi dan undang-undang Otsus,” ujarnya.
Dimiye juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dari 32 Distrik dan 248 Kampung di Kabupaten Nduga yang telah memberikan kepercayaan kepada enam anggota DPRK jalur Otsus.
Ia berharap kepercayaan tersebut dijaga melalui kerja nyata, rekonsiliasi, dan kerja sama antara lembaga eksekutif dan legislatif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, salah satu tokoh intelektual masyarakat, Remes Ubruangge menyampaikan apresiasi atas pelantikan anggota DPRK jalur Otsus. Namun, ia juga menyoroti proses pelantikan yang dinilai berlangsung cukup lama.
Menurut Remes, proses pemilihan hingga penetapan anggota DPRK jalur Otsus sebenarnya telah berlangsung sebelumnya, tetapi terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan pelantikan tertunda.
“Hari ini kami masyarakat Dapil I dan tokoh intelektual, khususnya masyarakat dari Distrik Mbua Tengah, dari sembilan kampung, sangat bersyukur atas dilantiknya beliau,” kata Remes.
Ia menilai pelantikan tersebut merupakan proses yang telah dilakukan secara resmi dan legal sesuai ketentuan yang berlaku.
Remes juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nduga, Ketua DPRK, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), serta pihak-pihak lain yang telah mendukung proses pelantikan anggota DPRK jalur Otsus.
Ia berharap setelah pelantikan tersebut seluruh pihak dapat bekerja bersama dan menjaga rekonsiliasi antara eksekutif dan legislatif demi mempercepat pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Nduga
Reporter Inggi Kogoya