CIANJUR,DETIKSATU.COM || Program Revitalisasi Satuan Pendidikan mulai dilaksanakan di SD Negeri Winayaloka, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pembangunan tersebut mencakup rehabilitasi enam ruang dan pembangunan tiga ruang kelas baru.
Kepala SDN Winayaloka, Gagan Suganda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur atas bantuan revitalisasi tersebut.
“Alhamdulillah, kita sangat terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten, Disdikpora Kabupaten Cianjur, termasuk Pemerintah Pusat yang secara langsung menggelontorkan perbaikan revitalisasi sekolah kami,” ujar Gagan.Selasa. 18/8/2026.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pembangunan tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan Rp1.474.233.000. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kerja dan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Winayaloka.
Gagan mengatakan revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sekaligus mendukung proses pembelajaran.
“Alhamdulillah saat ini kita mendapatkan 6 ruang rehab dan 3 ruang kelas baru. Mudah-mudahan bantuan ini bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin,” katanya.
Selama pekerjaan konstruksi berlangsung, kegiatan belajar mengajar sekitar 470 murid SDN Winayaloka untuk sementara dialihkan ke sistem pembelajaran daring. Pembelajaran daring mulai diberlakukan pada 18 Agustus 2026 dan direncanakan berlangsung selama proses penyesuaian kegiatan sekolah akibat pembangunan.
Pengalihan tersebut dilakukan agar kegiatan pendidikan tetap berjalan sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan revitalisasi di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, tenaga pendidik, serta jajaran Kecamatan Pacet yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Gagan berharap bantuan serupa dapat diberikan kepada sekolah lain yang masih membutuhkan pembenahan fasilitas pendidikan.
“Harapannya mudah-mudahan sekolah-sekolah lain yang masih kekurangan fasilitas juga mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ujarnya. (Bet)