TORAJA UTARA,DETIKSATU.COM || Lapangan Bakti Rantepao dipenuhi pelari pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Ribuan peserta mengikuti Soekarno Run yang digelar PDI Perjuangan Toraja Utara untuk memperingati hari lahir Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Kegiatan itu tidak sekadar mengajak peserta berlari. Penyelenggara menjadikannya ruang untuk memperkenalkan kembali sosok Soekarno dan sejarah perjuangan kemerdekaan kepada generasi muda.
Sejumlah politisi dan pejabat daerah hadir. Di antaranya anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan Ezra Lamban, sejumlah anggota DPRD Sulawesi Selatan, anggota DPRD Palopo, anggota DPRD Toraja Utara, serta anggota DPRD Tana Toraja.
Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut ambil bagian sebagai peserta. Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Tana Toraja juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah lomba berakhir, Ezra menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Ia mengatakan Soekarno Run dimaksudkan untuk menghidupkan kembali semangat dan gagasan Bung Karno di Bumi Pong Tiku.
Menurut Ezra, kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan perdana di Toraja Utara. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki.
“Walaupun kegiatan ini telah selesai dan masih ada kekurangan di sana-sini, tentu ini menjadi masukan untuk dianalisa bagaimana pelaksanaan ke depan bisa lebih baik dari yang ada sekarang,” kata Ezra.
Bagi Ezra, olahraga menjadi pintu masuk yang lebih dekat dengan generasi muda. Melalui kegiatan yang bersifat terbuka dan populer itu, sejarah perjuangan bangsa diharapkan tidak berhenti sebagai materi di ruang kelas.
“Kegiatan Soekarno Run ini digelar untuk mengajak anak-anak muda kita lebih mengenal sejarah Republik Indonesia, khususnya Bapak Proklamator Ir. Soekarno,” ujarnya.
Peserta tidak seluruhnya berasal dari Toraja Utara. Pelari dari Tana Toraja, Mamuju, Palu, Palopo, sejumlah wilayah Luwu Raya, hingga Makassar ikut bergabung.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah membuat kegiatan itu sekaligus menjadi ruang perjumpaan lintas wilayah. Lapangan Bakti Rantepao pagi itu tidak hanya dipenuhi peserta yang mengejar catatan waktu, tetapi juga orang-orang yang datang untuk merayakan olahraga dan kebersamaan.
Ezra berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara perdana. Ia mendorong Soekarno Run menjadi agenda tahunan yang dapat diselenggarakan secara berkelanjutan di Toraja Utara maupun Tana Toraja.
Ia juga mengajak jajaran DPC PDI Perjuangan Toraja Utara dan Tana Toraja menjaga kebersamaan dalam kegiatan partai maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Semoga kegiatan ini bisa berlangsung setiap tahun, baik di Tator maupun di Torut,” katanya.
Pagi itu, sejarah dan olahraga bertemu di satu lintasan. Para peserta berlari mengelilingi Rantepao, sementara nama Soekarno kembali diperkenalkan kepada generasi yang lahir jauh setelah Proklamasi 1945. (yul/yus)