Ahmad Ome disebut tengah dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi keluarganya di kawasan Pattene. Namun, saat melintas di kawasan tersebut, ia tiba-tiba dihadang oleh tiga sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang.
Situasi tersebut membuat korban diduga merasa terancam dan berupaya menyelamatkan diri dengan memacu kendaraannya menuju kawasan proyek Summarecon.
Dalam upaya melarikan diri dari kejaran dan menghadapi situasi yang membahayakan, korban sempat terjatuh. Akibatnya, Ahmad Ome mengalami sejumlah luka. Meski dalam kondisi terluka, ia tetap berusaha menyelamatkan diri hingga akhirnya berhasil mencapai pos keamanan proyek Summarecon.
Petugas keamanan proyek yang melihat kondisi korban kemudian memberikan pertolongan dan membawa Ahmad Ome ke posko security.
“Sementara korban berada bersama kami di posko security dan Alhamdulillah korban selamat dari aksi pembegalan. Kami juga tak biarkan korban pergi sendirian sebelum pihak keluarganya menjemputnya, karena posisi korban di sini luka-luka akibat terjatuh saat menyelamatkan diri,” ujar salah seorang petugas keamanan.
Menurut petugas keamanan, kondisi korban saat berada di posko juga cukup memprihatinkan. Selain mengalami luka akibat terjatuh, Ahmad Ome disebut memiliki penyakit asma sehingga mengalami kesulitan saat memberikan keterangan mengenai kejadian yang dialaminya.
Petugas keamanan kemudian memastikan korban tetap berada di posko hingga keluarganya datang menjemput.
Tidak lama berselang, pihak keluarga tiba di lokasi. Ahmad Ome kemudian dibawa oleh keluarganya untuk mendapatkan pertolongan serta menjalani perawatan terhadap luka yang dialaminya.
Keluarga Minta Aparat Tingkatkan Pengawasan
Pihak keluarga korban berharap kejadian tersebut mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Mereka meminta adanya peningkatan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan, khususnya kawasan Jalan Pattene hingga Jalan Insinyur Sutami yang berada di sekitar pinggir tol.
Menurut pihak keluarga, kawasan tersebut dinilai cukup rawan ketika kondisi jalan mulai sepi dan jumlah pengendara yang melintas berkurang.
Kekhawatiran tersebut semakin meningkat karena kawasan yang relatif sepi dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi terhadap pengendara yang melintas.
“Kami minta kepada pihak kepolisian untuk memberantas para pelaku yang beroperasi di kawasan Jalan Pattene dan kawasan Jalan Insinyur Sutami pinggir jalan tol, karena kawasan itu kami rasa cukup rawan dari aksi pembegalan. Semoga pihak kepolisian dapat mendengarkan keluhan kami sebagai masyarakat,” harap pihak keluarga.
Keluarga juga berharap aparat kepolisian dapat melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang dianggap rawan serta meningkatkan patroli, terutama pada malam hari ketika kondisi jalan mulai sepi.
Bagi keluarga korban, kejadian yang dialami Ahmad Ome menjadi peringatan agar masyarakat yang melintas di kawasan tersebut lebih berhati-hati, khususnya ketika berkendara seorang diri.
Mereka berharap tidak ada lagi masyarakat maupun pengguna jalan lainnya yang menjadi korban aksi kejahatan serupa.
Pelaku Belum Diketahui
Hingga berita ini diterbitkan, identitas maupun keberadaan pihak yang diduga terlibat dalam upaya pembegalan tersebut belum diketahui secara pasti.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun langkah penanganan atas kejadian tersebut.
Peristiwa yang dialami Ahmad Ome diharapkan menjadi perhatian aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan di kawasan Jalan Pattene hingga Jalan Insinyur Sutami.
Terlebih, jalur tersebut menjadi salah satu akses yang dilalui masyarakat dan pengendara. Peningkatan patroli di lokasi yang dianggap rawan diharapkan dapat mencegah terjadinya aksi kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Sementara itu, Ahmad Ome telah dijemput pihak keluarga untuk mendapatkan pertolongan dan mengobati luka yang dialaminya setelah berupaya menyelamatkan diri dari dugaan aksi pembegalan tersebut.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada ketika melintas di kawasan yang sepi dan segera mencari tempat aman atau meminta pertolongan apabila menghadapi situasi yang mencurigakan


