Jakarta,detiksatu.com || Sekretaris Jenderal DPP GEMPITA, Yukenriusman Hulu, menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah dan kerja nyata yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen bangsa.
Namun demikian, Yukenriusman menilai bahwa komunikasi publik pemerintah perlu menjadi perhatian serius. Ia mengingatkan agar Presiden Prabowo lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik, mengingat setiap ucapan kepala negara memiliki dampak besar terhadap persepsi masyarakat, stabilitas politik, dan tingkat kepercayaan publik.
"Berdasarkan hasil survei yang beredar, terdapat penurunan tingkat elektabilitas dari sekitar 81 persen menjadi 51 persen. Terlepas dari metodologi masing-masing survei, angka tersebut patut dijadikan bahan evaluasi, bukan untuk saling menyalahkan, tetapi sebagai momentum memperbaiki komunikasi dan memperkuat kepercayaan masyarakat," ujar Yukenriusman.
Menurutnya, keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kualitas kebijakan, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun komunikasi yang jelas, konsisten, dan mampu menjawab harapan rakyat. Di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi digital, komunikasi yang tepat menjadi bagian penting dari keberhasilan kepemimpinan nasional.
Yukenriusman juga menilai bahwa sejumlah program strategis pemerintah telah menunjukkan arah yang positif. Namun, pelaksanaan di lapangan masih memerlukan pengawasan, percepatan, serta evaluasi yang berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
"Kritik yang kami sampaikan bukanlah bentuk penolakan terhadap pemerintah. Justru sebagai bagian dari dukungan moral agar pemerintahan Presiden Prabowo semakin kuat, semakin responsif terhadap aspirasi rakyat, dan semakin mampu menjaga kepercayaan publik hingga akhir masa kepemimpinannya," tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan memberikan ruang bagi kritik yang objektif serta masukan yang membangun. Menurutnya, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang terbuka terhadap evaluasi dan menjadikan setiap kritik sebagai energi untuk menghadirkan kebijakan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.(Hendra war)