Dr. Frengky Bongkar Fakta Skin Booster “Kulit Mayat” yang Viral, Ternyata Ini Bahan yang Disuntikkan

Dr. Frengky Bongkar Fakta Skin Booster “Kulit Mayat” yang Viral, Ternyata Ini Bahan yang Disuntikkan

September 25, 2026 | September 25, 2026 WIB Last Updated 2026-09-25T13:13:13Z

Jakarta,detiksatu.com || Istilah “skin booster kulit mayat” tengah menghebohkan dunia kecantikan dan media sosial. Perawatan suntik wajah yang disebut berasal dari Korea Selatan itu memicu pertanyaan publik: benarkah kulit manusia dari orang yang telah meninggal disuntikkan ke wajah?

Praktisi estetika medis Dr. Frengky angkat bicara. Ia meluruskan penggunaan istilah tersebut sekaligus menjelaskan apa sebenarnya material yang menjadi perhatian dalam perawatan tersebut.

Menurut Dr. Frengky, masyarakat perlu memahami bahwa yang dimaksud bukanlah kulit manusia utuh yang kemudian digunakan sebagai bahan suntikan. Istilah medis yang digunakan adalah Human Acellular Dermal Matrix (hADM).

“Ini bukan kulit utuh yang kemudian disuntikkan ke wajah. Yang digunakan adalah matriks dermal yang sudah melalui proses pengolahan dan penghilangan sel,” jelas Dr. Frengky.

Ia menerangkan, hADM merupakan material yang berasal dari jaringan dermis manusia dan diproses melalui tahapan tertentu sehingga komponen selulernya dihilangkan. Material yang tersisa berupa matriks ekstraseluler yang mengandung komponen seperti kolagen dan elastin.

“Jadi masyarakat jangan hanya melihat istilah ‘kulit mayat’, tetapi harus memahami apa sebenarnya material tersebut dan bagaimana proses pengolahannya,” tegasnya.

Bukan Teknologi Baru di Dunia Medis

Dr. Frengky juga menjelaskan bahwa teknologi berbasis acellular dermal matrix sebenarnya bukan sesuatu yang sama sekali baru dalam dunia kedokteran.

Material tersebut telah digunakan dalam berbagai kebutuhan medis, termasuk rekonstruksi jaringan.

Persoalannya, kata dia, adalah ketika teknologi tersebut kemudian digunakan atau dipasarkan untuk tujuan estetika sebagai skin booster.

Di sinilah masyarakat harus lebih kritis.

Menurut Dr. Frengky, pasien tidak cukup hanya mendapatkan informasi mengenai klaim hasil kecantikan. Mereka juga harus mengetahui dengan jelas produk apa yang digunakan, siapa produsennya, bagaimana proses produksinya, legalitasnya, hingga siapa dokter yang melakukan tindakan penyuntikan.

Viral, Tapi Bagaimana Legalitasnya di Indonesia?

Kontroversi semakin besar karena aspek legalitas produk tersebut di Indonesia turut menjadi sorotan.

BPOM sebelumnya menyatakan bahwa produk skin booster berbahan hADM yang sedang ramai diperbincangkan belum memiliki izin edar di Indonesia dan BPOM melakukan pengawasan serta investigasi terhadap peredarannya.

Kondisi tersebut membuat Dr. Frengky mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengikuti tren estetika yang viral di media sosial.

“Jangan karena sedang viral kemudian semua orang ingin mencoba. Dalam tindakan medis, keamanan pasien dan legalitas produk harus menjadi pertimbangan utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tindakan penyuntikan bukan sekadar persoalan kecantikan. Ada risiko medis yang harus diperhitungkan apabila produk tidak jelas asal-usulnya atau tindakan dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kompetensi dan kewenangan medis.

Dr. Frengky: Jangan Takut Istilahnya, Tapi Waspadai Produknya

Menurut Dr. Frengky, perdebatan mengenai istilah “kulit mayat” justru seharusnya menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi yang benar.

“Yang harus ditanyakan adalah apa yang disuntikkan, dari mana produknya, bagaimana prosesnya, apakah memiliki izin, dan siapa yang melakukan tindakan,” katanya.

Dengan demikian, masyarakat tidak semata-mata terjebak pada istilah sensasional “kulit mayat”, tetapi juga tidak mengabaikan aspek keamanan dan legalitas.

Di tengah maraknya promosi perawatan estetika melalui media sosial, Dr. Frengky menilai edukasi menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mengambil keputusan medis hanya berdasarkan tren atau testimoni.

“Jangan hanya tergiur hasil sebelum dan sesudah. Pastikan semuanya jelas sebelum sesuatu disuntikkan ke tubuh kita,” pungkas Dr. Frengky.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dr. Frengky Bongkar Fakta Skin Booster “Kulit Mayat” yang Viral, Ternyata Ini Bahan yang Disuntikkan

Trending Now