Forum Konservasi Cagar Budaya Nga’oto Ho Sukses Gelar Deklarasi Wisata Bersejarah Cagar Budaya Ho

Forum Konservasi Cagar Budaya Nga’oto Ho Sukses Gelar Deklarasi Wisata Bersejarah Cagar Budaya Ho

September 26, 2026 | September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-26T15:58:03Z
Nias Lahemo,detiksatu.com || Forum Konservasi Cagar Budaya Nga’oto Ho sukses melaksanakan Deklarasi Wisata Bersejarah melalui Cagar Budaya Ho yang digelar pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan berlangsung penuh hikmah dan menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian sejarah, adat dan budaya masyarakat Nias.

Dalam kegiatan tersebut, forum yang sebelumnya dikenal sebagai Forum Perkumpulan Tuada Ho kemudian ditetapkan menjadi Perkumpulan Tuada Ho, setelah melalui pertemuan serta kesepakatan bersama para tokoh dan keturunan Tuada Ho.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Nias, Bupati Nias Barat, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD Kabupaten Nias, sejumlah anggota DPRD, mantan Bupati Nias Barat, perwakilan Polres Nias, Koramil 02/Gidö, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta para keturunan Tuada Ho.

Ketua Perkumpulan Tuada Ho, Ama Firman Gulö, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum yang telah lama direncanakan dan akhirnya dapat terlaksana dengan baik.

> “Ini merupakan momen yang sudah lama kita rencanakan. Pada akhirnya, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Ama Firman Gulö.



Ia menegaskan bahwa perkumpulan tersebut tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan persaudaraan para keturunan Tuada Ho.

> “Kita adalah keturunan Tuada Ho. Siapa kita? Kita adalah bersaudara. Untuk itu, mari kita terus melestarikan dan membudayakan rasa persaudaraan agar semakin erat,” katanya.



Dorong Pelestarian Cagar Budaya Tuada Ho

Selain mempererat hubungan kekeluargaan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian bersama terhadap keberadaan Cagar Budaya Tuada Ho.

Ama Firman Gulö mengajak seluruh keturunan Tuada Ho, tokoh masyarakat dan pemerintah untuk mengambil bagian dalam menjaga, memelihara serta memperjuangkan keberlanjutan Cagar Budaya Tuada Ho agar tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

> “Ke depan, mari kita sama-sama mewujudkan, menjaga dan memelihara Cagar Budaya Tuada Ho,” pesannya.



Menjadi Momentum Wisata Sejarah dan Budaya

Deklarasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat potensi wisata bersejarah dan wisata budaya di kawasan Cagar Budaya Ho. Pengembangan kawasan diharapkan tetap mengedepankan nilai sejarah, adat dan budaya yang melekat pada situs tersebut.

Pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab keturunan Tuada Ho, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh budaya dan generasi muda.

Generasi muda juga diharapkan mengambil peran dalam mengenal sejarah leluhur, menjaga situs budaya, mendokumentasikan nilai-nilai sejarah serta memperkenalkan warisan budaya Nias kepada masyarakat luas.

Langkah Awal Memperkuat Persatuan

Pelaksanaan deklarasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum ini menjadi langkah awal untuk memperkuat persatuan para keturunan Tuada Ho sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya.

Dengan adanya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, Cagar Budaya Tuada Ho diharapkan dapat terus terjaga, dikembangkan sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya, serta memiliki manfaat bagi masyarakat tanpa menghilangkan nilai-nilai adat dan sejarah yang menjadi identitasnya. (Gaba'atulo Waruwu)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Forum Konservasi Cagar Budaya Nga’oto Ho Sukses Gelar Deklarasi Wisata Bersejarah Cagar Budaya Ho

Trending Now