Pasaman barat,detiksatu.com || Seorang warga Jorong Pasir Panjang, Nagari Sikilang Sungai Aur Selatan (SAS), Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, diserang buaya saat mencari lokan di Sungai Sikilang, Sabtu (26/9/2026) siang.
Korban diketahui bernama Sius (45), warga Jorong Pasir Panjang yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan dan mencari lokan. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan dan robek pada betis sebelah kiri hingga harus dilarikan ke RSUD Jambak untuk mendapatkan perawatan.
Menurut salah seorang warga, Ahmad Dianto, saat kejadian Sius sedang mencari lokan bersama empat rekannya di Sungai Sikilang, yang selama ini menjadi lokasi warga setempat mencari lokan.
Saat itu kondisi sungai dilaporkan keruh. Korban yang berada agak jauh dari rekan-rekannya tiba-tiba diserang buaya dan digigit pada bagian betis kiri. Gigitan tersebut menyebabkan luka robek serta sejumlah bekas gigitan.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, rekan-rekannya langsung mendatangi dan membantu menyelamatkan korban dari serangan buaya.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi, korban dibawa menggunakan ambulans bersama warga dan Kepala Jorong Pasir Panjang menuju RSUD Jambak untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Jorong Pasir Panjang, Jondi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan dirinya langsung ikut mengantarkan korban ke rumah sakit sekaligus menjadi pengemudi ambulans.
"Saya langsung membawa korban ke RSUD Jambak menggunakan ambulans," ujar Jondi, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Jondi, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Pasaman Barat. Kepala BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, juga telah datang langsung ke RSUD Jambak untuk melihat kondisi korban.
Hingga Sabtu sore, Sius masih menjalani perawatan di RSUD Jambak akibat luka yang dialaminya setelah diserang buaya.
Warga Diimbau Waspada
Warga yang beraktivitas di Sungai Sikilang, terutama pencari lokan, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas sendirian.
Terlebih saat kondisi air keruh yang dapat menyulitkan warga melihat keberadaan buaya. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika kembali melihat buaya di sekitar sungai.
(R.Habibi)