Kepsek SMKN I Pakisjaya Arogan Warga Pakisjaya Desak KCD Wilayah IV dan Disdik Jabar Tindak

Kepsek SMKN I Pakisjaya Arogan Warga Pakisjaya Desak KCD Wilayah IV dan Disdik Jabar Tindak

Oktober 27, 2026 | Oktober 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T15:23:51Z

Karawang,detiksatu.com II Sikap Dan prilaku Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan setelah seorang warga mengaku mendapat ucapan yang dinilai tidak pantas saat berkunjung ke sekolah tersebut untuk bersilaturahmi.

Nungki, warga Kecamatan Pakisjaya, menyayangkan ucapan yang diduga dilontarkan kepala sekolah ketika dirinya datang dengan maksud baik ingin bertamu Kepala selolah dan menjalin silaturahmi. Ia menilai sikap tersebut tidak mencerminkan bagaimana layaknya se orang pemimpin etika seorang lembaga pendidikan yang arogan.

“Saya datang ke sekolah itu untuk bertamu dan bersilaturahmi.dan tidak ada maksud lain Namun, baru duduk sebentar, saya justru mendapat ucapan, ‘Kalau bukan tamu berkepentingan, enggak perlu datang ke sini.’ Saya sangat menyayangkan ucapan seperti itu,” ujar Nungki.Selasa 27/10/2026.

Menurutnya, sekolah negeri bukan milik pribadi kepala sekolah, melainkan fasilitas pendidikan yang keberadaannya diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya warga sekitar yang membutuhkan akses pendidikan.

“Memangnya sekolah ini milik bapak moyangnya? Ini sekolah negeri, milik rakyat, terutama masyarakat Pakisjaya yang anak-anaknya menempuh pendidikan di sana. Seharusnya seorang kepala sekolah bisa bersikap santun dan menghargai orang yang datang dengan niat baik,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, Nungki mendesak Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IV dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar tidak mengabaikan persoalan tersebut.

Ia meminta adanya evaluasi terhadap sikap dan pola komunikasi kepala sekolah, termasuk mempertimbangkan pemindahan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan alasan yang dapat dibenarkan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai jabatan membuat seseorang merasa berhak memperlakukan masyarakat seenaknya. Dari beberapa kepala sekolah baru kali ini kepala sekolah yang sombong. Oleh Karna itu Kami meminta KCD Wilayah IV dan Disdik Jabar turun tangan, memeriksa persoalan ini secara objektif, dan mengambil tindakan sesuai aturan jelas menurut kami ini adalah pelanggaran,” tandasnya.

Nungki menilai, kepala sekolah bukan hanya bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga perlu membangun komunikasi yang baik dengan orang tua siswa dan masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan dan sikap menghormati masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan negeri.(Tinggungeyoljaya)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kepsek SMKN I Pakisjaya Arogan Warga Pakisjaya Desak KCD Wilayah IV dan Disdik Jabar Tindak

Trending Now