Sampah Menumpuk di Jalan Hanyawar-Pacet, Kades Pakuon Akui Kesulitan Cari Solusi

Sampah Menumpuk di Jalan Hanyawar-Pacet, Kades Pakuon Akui Kesulitan Cari Solusi

Oktober 10, 2026 | Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T08:33:10Z

CIANJUR,DETIKSATU.COM || Tumpukan sampah di kawasan Benying, Jalan Raya Hanyawar-Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan. Selain menimbulkan bau busuk menyengat, sampah yang menumpuk di sisi kiri dan kanan jalan tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Kepala Desa Pakuwon, Kecamatan Sukaresmi, H. Abdullah, yang akrab disapa Babah, mengakui lokasi tersebut masuk wilayah administratif Desa Pakuwon. Namun, ia menyayangkan masih adanya oknum yang membuang sampah sembarangan meskipun pembersihan telah berulang kali dilakukan.

Dalam klarifikasinya melalui aplikasi WhatsApp, Sabtu (10/10/2026), Abdullah mengatakan pemerintah desa bersama perangkat desa dan warga rutin membersihkan kawasan tersebut. Meski demikian, sampah kerap kembali menumpuk dalam waktu singkat.
“Setiap seminggu sekali kita melakukan pembersihan di sana. Tetapi, hari ini dibersihkan, besoknya sampah sudah menumpuk lagi. Kami juga kebingungan mencari solusi,” ujar Abdullah.

Ia menyayangkan perilaku orang-orang yang dinilainya tidak bertanggung jawab karena terus membuang sampah di lokasi tersebut. Abdullah menegaskan bahwa menurut keterangannya, pelaku pembuangan sampah itu bukan warga Desa Pakuwon.

“Yang membuang sampah di lokasi tersebut adalah oknum-oknum warga yang tidak bertanggung jawab, bukan warga kami Desa Pakuwon. Hal ini sangat kami sayangkan karena sampah terus menumpuk meskipun sudah berulang kali dibersihkan,” katanya.

Menurut Abdullah, salah satu kendala penanganan sampah di kawasan Benying adalah lokasinya yang cukup jauh dari permukiman warga. Kondisi tersebut membuat aktivitas pembuangan sampah sulit diketahui secara langsung.

Pemerintah desa, kata dia, telah berupaya menangani persoalan tersebut melalui kegiatan pembersihan bersama masyarakat. Namun, upaya itu belum mampu mencegah sampah kembali dibuang di lokasi yang sama.

Abdullah menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Sukaresmi untuk mencari solusi agar kawasan tersebut tidak terus dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

“Kami akan mencoba bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk mencari solusi terkait pembuangan sampah di lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sepanjang jalan yang menjadi akses aktivitas warga dan pengguna jalan menuju kawasan pariwisata.

“Kami mengimbau warga agar tidak membuang sampah di sana. Hal ini sangat mengganggu pejalan kaki maupun pengendara. Kami sangat membutuhkan kesadaran masyarakat,” kata Abdullah.

Persoalan sampah di kawasan Benying kini menjadi tantangan bagi pemerintah desa dan pihak terkait. Penanganan tidak cukup hanya melalui pembersihan rutin, tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan agar sampah tidak kembali menumpuk.

Koordinasi lintas pemerintahan serta kesadaran masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di sepanjang Jalan Raya Hanyawar-Pacet. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sampah Menumpuk di Jalan Hanyawar-Pacet, Kades Pakuon Akui Kesulitan Cari Solusi

Trending Now