Tembilahan Hulu, 30 November 2025 — Menghadapi potensi cuaca ekstrem akibat dampak siklus tropis Senyar, jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi teknis, hingga unsur pelajar bersatu dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi dan Gotong Royong Bersama yang digelar di Jalan H. Arif Parit 11, depan SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu, Minggu pagi.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, di antaranya Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf J. Sialoho, Waka Polres Inhil Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., Kepala BPBD Inhil R. Arliansah, S.E., M.Si., serta perwakilan dinas teknis seperti Dinas PUTR, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Pos SAR, Camat Tembilahan Hulu, Camat Tembilahan Kota, dan unsur Pramuka maupun OSIS SMPN 1 Tembilahan Hulu.
Apel dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir, H. Fajar Husen, S.H., M.H., yang dalam amanatnya mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, hingga potensi longsor.
Beliau menegaskan tujuh poin prioritas, antara lain:
Penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Indragiri Hilir.
Penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana.
Peningkatan gotong royong dan kebersihan lingkungan, khususnya pembersihan saluran air untuk mencegah banjir.
Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pencegahan dan jalur evakuasi.
Optimalisasi jalur komunikasi posko 24 jam, agar respons cepat dapat dilakukan saat terjadi keadaan darurat.
Prioritas keselamatan personel dalam setiap penanganan bencana.
Penguatan sinergi antarinstansi, sebagai kunci mitigasi yang efektif menghadapi cuaca ekstrem.
Apel kemudian ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan aksi gotong royong bersama di sepanjang Jalan H. Arif Parit11
Gotong Royong Bersama, Wujud Kekompakan Hadapi Bencana
Dalam kegiatan lanjutan, seluruh peserta apel—mulai dari personel TNI–Polri, BPBD, OPD teknis, hingga pelajar—terjun serentak membersihkan parit dan saluran air. Selain itu, sejumlah titik rawan banjir diidentifikasi untuk penanganan teknis lebih lanjut oleh dinas terkait.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., melalui Wakapolres KOMPOL Rizki Hidayat S.E S.I.K, M.H, memberikan penegasan khusus terkait kegiatan apel kesiapsiagaan dan aksi mitigasi yang dilaksanakan lintas sektor tersebut. Ia menekankan bahwa menghadapi ancaman cuaca ekstrem bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tanggung jawab bersama yang menuntut kesiapan maksimal dari seluruh unsur.
“Situasi cuaca saat ini dinamis dan berpotensi menimbulkan dampak serius. Karena itu, saya menekankan agar seluruh personel Polres Inhil bersama jajaran tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap bergerak cepat di lapangan,” tegas Kapolres.
Beberapa hasil penting dari kegiatan ini meliputi:
Terlaksananya apel kesiapsiagaan lintas sektoral menghadapi cuaca ekstrem.
Terbangunnya sinergi instansi dalam pencegahan dan penanganan bencana.
Pembersihan parit dan saluran air untuk memperlancar aliran dan mengurangi potensi genangan.
Teridentifikasinya titik-titik rawan yang membutuhkan penanganan teknis lanjutan.
Meningkatnya kesiapan personel dan sarana pendukung penanggulangan bencana.
Tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan terlibat aktif dalam mitigasi bencana.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mitigasi bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi lintas sektor dan semangat gotong royong, Indragiri Hilir semakin siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.