Pengikut

Diseret Kasus Ijazah Palsu Jokowi: SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Megawati Tak Suka Main Belakang

Redaksi
Januari 07, 2026 | Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T00:21:55Z
Jakarta,detiksatu.com -- Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief mengaku SBY mulai risih dikaitkan dengan kasus ijazah palsu Jokowi. SBY belakangan dinarasikan sebagai 'orang besar' dibalik kritik Roy Suryo cs atas ijazah Jokowi, hanya dengan asumsi bahwa Roy pernah menjadi kader Partai Demokrat dan eks Menpora era SBY.

Menurut Andi Arief, SBY mempertimbangkan akan mengambil langkah hukum. Tahap awal, SBY akan melayangkan somasi kepada sejumlah pihak yang menuduhnya sebagai dalang dibalik kasus ijazah palsu.

Senada dengan Partai Demokrat, politisi PDIP Dedi Sitorus juga mendukung langkah hukum yang akan ditempuh SBY. PDIP juga risih, Megawati ikut diseret dalam kasus ijazah palsu Jokowi.

Masih menurut Dedi, Megawati bukan tipikal main belakang atau nabok nyilih tangan. Mega, menurut Dedi terbiasa blak-blakan secara politik.

Narasi Mega - SBY terlibat kasus ijazah palsu Jokowi, penulis ketahui diantaranya saat hadir dalam diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC), yang dipandu oleh Bang Karni Ilyas (4/12). Dalam forum tersebut, Faizal Assegaf menyebut nama SBY dan Megawati dalam pusaran kasus ijazah palsu Jokowi.

Saat itu, penulis tegaskan kasus ini tidak ada urusan dengan Mega maupun SBY. Kasus ijazah palsu Jokowi murni kasus hukum antara rakyat yang ingin transparansi atas dokumen yang menjadi sarat kepemimpinan nasional, yang menyebabkan Jokowi bisa menjadi Presiden 2 Periode.

Sebenarnya, jika konsisten dengan kaidah 'Siapa yang mendalilkan maka wajib membuktikan', maka kubu Jokowi atau siapapun yang menuduh SBY ada dibalik kasus ijazah palsu Jokowi yang berkewajiban membuktikan. Jangan hanya mengedarkan narasi yang kosong bukti dan argumentasi.

Kami sendiri di Tim Advokasi, menilai narasi SBY dan Demokrat ada dibalik kasus ijazah palsu JOKOWI hanyalah upaya kubu Jokowi untuk playing victim. Kubu Jokowi, ingin lari dari masalah hukum untuk meyembunyikan kasus ijazah palsunya, dan menyibukkan publik pada gosip murahan terkait keterlibatan SBY dan berusaha mengedarkan narasi empati untuk Jokowi sebagai korban dalam kasus ini.

Sebelumnya, Jokowi juga berusaha playing victim dengan mengungkap akan memaafkan 12 orang terlapor kecuali 3 nama. Padahal, siapa yang meminta maaf? Siapa yang bersalah? Yang jadi korban kriminaliasi itu Roy Suryo cs yang terancam penjara oleh laporan Jokowi, kok bisa-bisanya Jokowi merasa menjadi korban?

Kalau mau jujur, semestinya Jokowi-lah yang meminta maaf kepada seluruh rakyat. Karena telah bertahun-tahun membiarkan kasus ijazah palsu ini bikin gaduh seluruh jagat NKRI.

Meskipun Jokowi meminta maaf, penulis ragu apakah seluruh rakyat akan memaafkan Jokowi. Mengingat, mayoritas rakyat saat ini telah meyakini ijazah Jokowi palsu dan menuntut agar Jokowi bertanggungjawab atas seluruh kebohongan yang telah dilakukannya selama ini. [].

Ahmad khozinudin 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Diseret Kasus Ijazah Palsu Jokowi: SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Megawati Tak Suka Main Belakang

Trending Now