Luwu timur-detiksatu.com - Rabu, 28 Januari 2026 — Setelah mengalami kemacetan dan penutupan panjang selama beberapa hari, arus lalu lintas di jalur poros Walmas hingga Luwu Utara (Lutra) dan Luwu Timur (Lutim) akhirnya kembali normal dan berangsur lancar. Normalisasi ini terjadi setelah massa aksi secara resmi membuka blokade jalan yang sebelumnya menutup akses utama dari kedua arah.
Kemacetan parah di jalur strategis tersebut diketahui berlangsung sejak Jumat, 23 Januari hingga Selasa, 27 Januari 2026. Selama rentang waktu itu, ratusan kendaraan, khususnya truk logistik dan angkutan barang, terpaksa tertahan di sepanjang poros Walmas–Lutra–Lutim. Antrean kendaraan mengular panjang, menyebabkan lumpuhnya mobilitas masyarakat serta terganggunya distribusi logistik antarwilayah.
Di tengah situasi sulit tersebut, muncul solidaritas kuat dari warga setempat. Selama blokade berlangsung, banyak sopir truk menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat sekitar yang dengan tulus membuka pintu rumah mereka, mengizinkan para sopir beristirahat, bahkan memberikan makanan dan bantuan kebutuhan sehari-hari. Aksi kemanusiaan ini menjadi potret kebersamaan dan kepedulian warga Walmas di tengah kondisi darurat lalu lintas.
Sejak blokade dibuka, kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan bertonase besar mulai bergerak secara bertahap. Arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat kini kembali mengalir, meski di beberapa titik masih terlihat kepadatan sisa antrean akibat penumpukan kendaraan selama lebih dari empat hari penutupan.
Pembukaan blokade jalan dilakukan oleh Aliansi Pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah setelah aspirasi disampaikan. Massa aksi membubarkan diri secara tertib, dan situasi di lapangan terpantau aman serta kondusif.
Aparat kepolisian bersama instansi terkait, dibantu warga setempat, masih bersiaga di sepanjang jalur poros Walmas–Lutra–Lutim untuk melakukan pengaturan lalu lintas, mencegah kemacetan susulan, serta memastikan keselamatan pengguna jalan, khususnya di titik rawan.
Kepada seluruh pengguna jalan, terutama sopir truk dan angkutan logistik, diimbau tetap waspada dan berhati-hati mengingat kondisi kelelahan setelah tertahan lama. Pengendara diminta menjaga kecepatan, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Dengan berakhirnya kemacetan panjang yang terjadi sejak Jumat, 23 hingga Selasa, 27 Januari 2026, dan normalnya kembali arus lalu lintas pada Rabu, 28 Januari 2026, diharapkan mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi di wilayah Walmas, Luwu Utara, dan Luwu Timur dapat kembali berjalan lancar dan stabil.
Liputan:Rd

