Aksi Berlanjut, Rabu 28 Januari 2026 Jalur Luwu Utara–Luwu Timur Kembali Lumpuh Total

Lamellong
Januari 28, 2026 | Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T08:41:59Z

Luwu-detiksatu.com - Rabu, 28 Januari 2026, Gerakan Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah kembali melanjutkan aksi turun ke jalan. Massa dari berbagai wilayah Tana Luwu memusatkan aksi di perbatasan Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur, mengakibatkan jalur utama penghubung antardaerah tersebut kembali lumpuh total.

Sejak pagi hari, ribuan massa telah memadati badan jalan. Spanduk, baliho, dan poster tuntutan dibentangkan di sepanjang ruas jalan nasional. Orasi disampaikan secara bergantian, menegaskan bahwa perjuangan pemekaran bukan sekadar wacana, melainkan aspirasi lama rakyat Luwu Raya yang hingga kini belum mendapatkan keputusan nyata dari pemerintah pusat.

Akibat aksi ini, arus lalu lintas terhenti total dari dua arah. Ratusan kendaraan, mulai dari mobil pribadi, bus penumpang, hingga truk-truk besar pengangkut logistik dan hasil bumi, terpaksa berhenti dan mengular panjang. Aktivitas ekonomi dan distribusi barang ikut terdampak, sementara para pengendara hanya bisa menunggu di tengah kemacetan yang semakin panjang dari jam ke jam.

Dalam pernyataan sikapnya, para koordinator aksi menegaskan bahwa tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah adalah bentuk perjuangan untuk keadilan pembangunan, pemerataan pelayanan publik, serta pemangkasan rentang kendali pemerintahan yang selama ini dinilai terlalu jauh dan lamban dirasakan oleh masyarakat Tana Luwu.

Massa aksi secara terbuka menyerukan aspirasi langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Mereka menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah pusat memberi perhatian serius dan mengambil langkah konkret atas aspirasi yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

“Ini bukan perjuangan kepentingan segelintir orang. Ini suara rakyat Luwu Raya yang menuntut masa depan lebih adil,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando, disambut sorak dan kepalan tangan massa yang memadati lokasi aksi.

Meski sempat terjadi ketegangan akibat terhentinya arus lalu lintas dan padatnya massa, aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Aparat terus melakukan pendekatan persuasif demi menjaga situasi tetap kondusif, sementara massa menegaskan komitmennya untuk terus bertahan hingga ada kepastian dan komitmen resmi dari pemerintah pusat.

Hingga berita ini diturunkan, jalur perbatasan Luwu Utara–Luwu Timur masih lumpuh total. Tidak ada kendaraan yang dapat melintas, dan massa aksi masih bertahan di lokasi. Kondisi ini kembali menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah belum berakhir, dan suara rakyat Tana Luwu terus menggema menunggu jawaban nyata dari Jakarta.

Reporter:Rd
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aksi Berlanjut, Rabu 28 Januari 2026 Jalur Luwu Utara–Luwu Timur Kembali Lumpuh Total

Trending Now