Pengikut

GAMMA Laporkan Dugaan Proyek Bermasalah Ke Kejaksaan Negeri Lebak

Redaksi
Januari 21, 2026 | Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T20:05:28Z
Lebak,detiksatu.com ||  Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Lebak, Selasa 20 Januari 2026.

Dalam aksi tersebut, GAMMA mendesak Kejari Lebak untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proses tender dan e-purchasing pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD Kabupaten Lebak tahun anggaran 2025.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh dugaan adanya penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa, mulai dari tahap perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang dinilai berdampak pada kualitas hasil pekerjaan dan berpotensi mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi.

Koordinator Lapangan GAMMA, Ago, menyampaikan kondisi tersebut menjadi semakin ironis karena sejumlah paket pekerjaan yang diduga bermasalah justru merupakan paket yang mendapat pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Lebak dengan status Proyek Strategis Daerah (PSD). Hal itu justru menimbulkan pertanyaan serius terkait efektivitas pendampingan yang dilakukan.

Dalam aksi tersebut, perwakilan massa GAMMA diterima oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lebak beserta jajaran. Pada kesempatan itu, GAMMA secara resmi menyerahkan laporan (LP) dan tuntutan agar Kejari Lebak segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.

GAMMA melaporkan beberapa paket pekerjaan yang diduga bermasalah, di antaranya:

1. Penataan Alun-Alun Rangkasbitung senilai Rp 4.915.438.000,00 yang dikerjakan oleh PT Multi Jaya Dikasa.
2. Renovasi/Penambahan Ruang Puskesmas Sobang (DAK Fisik) senilai Rp 2.615.247.302,00 yang dikerjakan oleh CV Bangun Kokoh Sejati.
3. Renovasi/Penambahan Ruang Puskesmas Pajagan (DAK Fisik) senilai Rp 2.598.805.423,00 yang juga dikerjakan oleh CV Bangun Kokoh Sejati.

GAMMA menegaskan tuntutan ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai dorongan moral agar penegakan hukum berjalan secara objektif, profesional, dan transparan terhadap penggunaan anggaran publik.
GAMMA juga menegaskan apabila Kejari Lebak tidak menunjukkan langkah konkret dan progresif, GAMMA mengaku akan melanjutkan aksi demonstrasi ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai bentuk seruan terhadap dugaan bermasalahnya paket pekerjaan yang didampingi Kejari Lebak.

“Aksi ini merupakan komitmen GAMMA dalam mengawal keuangan daerah dan menolak segala bentuk praktik korupsi. Kami berharap aparat penegak hukum benar-benar berpihak pada kepentingan publik demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang berkualitas di Kabupaten Lebak,”tandas Ago.(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GAMMA Laporkan Dugaan Proyek Bermasalah Ke Kejaksaan Negeri Lebak

Trending Now