Pengikut

Jalan Blangkejeren–Kutacane Hancur, Proyek PT HK Dipertanyakan.Kerja atau Main Anggaran?

Redaksi
Januari 05, 2026 | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T06:54:35Z
Gayo Lues, detiksatu.com  — Jalan penghubung Kabupaten Gayo Lues–Aceh Tenggara, ruas Blangkejeren–Kutacane, kini berubah seperti jalur tak bertuan. Rusak parah akibat banjir, namun penanganannya justru diduga berjalan lamban, kacau, dan terkesan tidak serius. Kondisi ini memantik kemarahan masyarakat.

Munandar, yang dikenal luas dengan sapaan Mafia Ucak, tak lagi menahan nada. Ia menyebut pekerjaan di lapangan jauh dari kata layak. Alat berat minim, pekerjaan tersendat, dan kesan asal jalan semakin nyata.Ini kerja proyek atau kerja pura-pura? Alat berat kurang di lokasi, padahal di Gayo Lues alat berat banyak yang nganggur. Kenapa harus nunggu alat berat yang lagi kerja di tempat lain? Ini alasan murahan,” tegas Mafia Ucak.

Proyek perbaikan jalan strategis tersebut diketahui dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) bersama PT LA. Namun realitas di lapangan justru memperlihatkan wajah proyek yang amburadul. Jalan utama yang menjadi tulang punggung ekonomi dua kabupaten dibiarkan rusak berlarut-larut tanpa kejelasan penyelesaian.Akibatnya, aktivitas distribusi barang terganggu, biaya transportasi melonjak, dan masyarakat menjadi korban langsung. Sopir angkutan mengeluh, pedagang menjerit, namun proyek tetap berjalan pelan seolah tak peduli.Senin ( 01/05/2025 )

Situasi ini memunculkan kecurigaan. Masyarakat mulai bertanya,apakah proyek ini benar-benar untuk kepentingan rakyat, atau sekadar ladang empuk menghabiskan anggaran? Jika alat berat ada tapi tidak diturunkan, jika jalan rusak tapi pekerjaan seperti diseret-seret, lalu siapa yang diuntungkan?

Proyek negara seharusnya menjawab kebutuhan publik, bukan menambah derita. Ketika jalan rusak dibiarkan dan pekerjaan terkesan main-main, maka wajar bila publik menuding ada yang tidak beres.Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Hutama Karya dan PT LA belum memberikan klarifikasi resmi. Diamnya pihak pelaksana justru menambah panjang daftar pertanyaan publik—dan memperkuat dugaan bahwa proyek ini tidak dijalankan dengan niat lurus.

Reporter : Dir
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jalan Blangkejeren–Kutacane Hancur, Proyek PT HK Dipertanyakan.Kerja atau Main Anggaran?

Trending Now