Blora,detiksatu.com || Dalam rangka menindaklanjuti dan melaksanakan kegiatan pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV dan selanjutnya Tahun Anggaran 2026, Kodim 0721/Blora melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan koordinasi tersebut dipimpin oleh Kasdim 0721/Blora Mayor Inf Bani dan diterima oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Blora yang diwakili oleh Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK se Kabupaten Blora, Sunardi, S.Pd.I., M.Si., M.Pd., bertempat di SMK Bhakti Husada Blora. Pembinaan KKRI menyasar seluruh siswa-siswi tingkat SLTA (SMA/SMK/MAN) di wilayah Kabupaten Blora.
Kasdim 0721/Blora menyampaikan bahwa pembinaan KKRI dilaksanakan secara menyeluruh, bertahap, dan berkelanjutan, dengan melibatkan tenaga pelatih terpilih yang memiliki penampilan prima, berdedikasi tinggi, serta mampu menumbuhkan motivasi dan semangat bela negara di kalangan generasi muda.
Lebih lanjut dijelaskan, mekanisme pemeriksaan psikologi (Rik Psi) peserta KKRI diselenggarakan oleh Dinas Psikologi TNI AD (Dispsiad). Pelaksanaan Rik Psi dilakukan secara online di wilayah masing-masing Kodim, dengan sarana pendukung disiapkan oleh Kodim setempat. Hasil Rik Psi akan dihimpun oleh Dispsiad, dan bagi siswa-siswi yang memiliki IQ di atas 120 akan dilaporkan ke Kementerian Pertahanan RI untuk diusulkan memperoleh beasiswa serta pembinaan minat dan bakat.
Khusus kegiatan Persami KKRI Gelombang IV Triwulan I TA 2026, pelaksanaannya dimulai sejak 1 Januari 2026 dan berlangsung selama tiga bulan secara masif. Teknis pelaksanaan mengacu pada ketentuan yang telah diterapkan pada Gelombang I hingga Gelombang III sebelumnya.
Adapun materi pembinaan meliputi pengetahuan bela negara, wawasan kebangsaan, Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan berwawasan bela negara, bahaya narkoba dan penanggulangannya, pengenalan penanggulangan bencana alam, bimbingan penggunaan media sosial secara bijak, serta pembinaan mental.
Sedangkan materi praktik meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM), psikologi lapangan, pengenalan pionir, survival, bimbingan shalat (Bimsuh), yel-yel, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta penanaman api semangat bela negara.
Melalui kegiatan pembinaan KKRI ini, diharapkan dapat terbentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki kesadaran dan semangat bela negara sejak dini.

