Pengikut

Kondisi Terkini Pasar Campalagian Masih MemprihatinkanTak Berubah Bertahun-tahun, Pedagang dan Pengunjung Keluhkan Becek dan Keamanan

Lamellong
Januari 13, 2026 | Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T07:26:17Z

Polewali Mandar,detiksatu.com -
Januari 2026 —
Kondisi Pasar Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, hingga kini dinilai belum mengalami perubahan signifikan. Struktur bangunan pasar, khususnya di bagian depan hingga ke area dalam, masih tampak sama seperti beberapa tahun lalu tanpa pembenahan berarti dari pemerintah daerah.

Pantauan di lapangan menunjukkan, saat hujan turun, kondisi pasar kerap menjadi becek dan tergenang air. Genangan tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas jual beli, tetapi juga membahayakan pengunjung dan pedagang karena lantai licin serta akses antar-los yang sulit dilalui.
“Kalau hujan, air masuk ke dalam pasar. Pembeli jadi malas masuk, kami juga kesulitan melayani,” ujar Salahuddin, salah seorang pedagang kios, Selasa (13/1/2026).

Bangunan Usang dan Tata Kelola Buruk
Sejumlah pedagang menilai buruknya sistem drainase serta minimnya perawatan bangunan menjadi penyebab utama pasar kerap tergenang air. Atap yang bocor, lantai yang rusak, dan saluran air yang tidak berfungsi optimal membuat kondisi pasar terlihat kumuh dan kurang layak sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai ironis mengingat Pasar Campalagian merupakan salah satu pasar tradisional terbesar dan terpenting di wilayah Polewali Mandar, yang setiap hari menjadi tumpuan hidup ratusan pedagang kecil.
“Sudah bertahun-tahun kondisinya seperti ini. Tidak ada perubahan. Kami hanya bisa bertahan,” ujar pedagang lainnya.

Keamanan Dipertanyakan
Selain persoalan fisik bangunan, aspek keamanan pasar juga menjadi sorotan para pedagang. Mereka mengeluhkan minimnya pengamanan, terutama pada malam hari. Kasus kehilangan barang serta kekhawatiran terhadap tindak kriminal disebut masih kerap terjadi.

Keluhan tersebut semakin menguat karena, menurut pedagang, mereka rutin dimintai uang keamanan. Namun, keberadaan dan peran petugas keamanan dinilai belum sebanding dengan pungutan yang dibebankan.

“Kami bayar uang keamanan, tapi kalau ada kejadian, jarang ada yang bertanggung jawab,” ujar seorang pedagang kios yang enggan disebutkan namanya.
Harapan pada Pemerintah Daerah
Pedagang dan pengunjung berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda pembenahan Pasar Campalagian.

Mereka meminta adanya rehabilitasi menyeluruh, mulai dari perbaikan drainase, atap, dan lantai pasar, hingga penataan sistem keamanan yang transparan dan akuntabel.
“Pasar ini urat nadi ekonomi rakyat kecil. Kalau dibiarkan terus, kami yang paling dirugikan,” kata Salahuddin.

Hingga kini, belum terlihat langkah konkret dari pemerintah daerah terkait rencana rehabilitasi pasar. Kondisi Pasar Campalagian yang masih kumuh dan memprihatinkan pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: sampai kapan pasar ini akan dibiarkan tanpa perubahan berarti?

Liputan:Rd
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kondisi Terkini Pasar Campalagian Masih MemprihatinkanTak Berubah Bertahun-tahun, Pedagang dan Pengunjung Keluhkan Becek dan Keamanan

Trending Now