Jakarta,detiksatu.com — Peserta didik MTsN 6 Jakarta menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 19 medali pada Turnamen Koni Cup Series 6 Tahun 2025 yang berlangsung di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, pada 18–21 Desember 2025.
Capaian ini mencerminkan keberhasilan pembinaan ekstrakurikuler olahraga madrasah di bawah pembinaan dan sinergi program Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
Turnamen Koni Cup Series merupakan ajang tahunan yang diikuti berbagai klub dan sekolah dari sejumlah daerah sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet taekwondo usia pelajar.
Keikutsertaan dan prestasi MTsN 6 Jakarta dinilai turut memperkuat peran madrasah dalam pengembangan potensi peserta didik secara holistik, tidak hanya akademik tetapi juga nonakademik.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 6 Jakarta, Dewi Astuti, menyampaikan bahwa raihan 19 medali menunjukkan pembinaan kesiswaan berjalan konsisten dan terarah.
Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kolaborasi madrasah, pelatih, orang tua, serta dukungan kebijakan pembinaan peserta didik dari Kementerian Agama. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak siswa berprestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu atlet, Ayu Anindita, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih tim. Ia menuturkan bahwa persiapan yang matang dan dukungan lingkungan madrasah menjadi faktor penting selama pertandingan.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sportivitas.
Pelatih taekwondo MTsN 6 Jakarta, Suwandi, secara tidak langsung menilai keberhasilan tim sebagai buah dari latihan disiplin dan mental bertanding yang terus diasah. Ia menyebut turnamen ini menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet sekaligus tolok ukur pembinaan ke depan agar prestasi dapat ditingkatkan ke level yang lebih tinggi.
Prestasi ini diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat dengan menghadirkan teladan pembinaan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Melalui dukungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, madrasah terus didorong menjadi pusat pengembangan potensi peserta didik yang seimbang antara prestasi, karakter, dan nilai sportivitas.
Tim Redaksi

