Detiksatu.com || Tanjung Jabung Barat – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI sebagai momentum konsolidasi organisasi dan penentuan arah kepemimpinan partai ke depan. Musda berlangsung tertib, sejuk, dan tanpa dinamika konflik, mencerminkan kedewasaan politik kader Golkar di Tanjab Barat.
Musda XI ini dihadiri langsung Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, didampingi Sekretaris DPD I Golkar Jambi Ivan Wirata, serta jajaran pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar. Turut hadir sejumlah tokoh dan kader Golkar, di antaranya Adri SH, Jefri B Pardede, Asyari Safei, Yuzar Mahendra, Gusrizal, serta Ketua DPD II Golkar Tanjab Barat demisioner Ahmad Jafar.
Sejak awal, pelaksanaan Musda XI Golkar Tanjab Barat memang dirancang berjalan rapi, tertib, dan bermartabat. Hal ini sejalan dengan komitmen DPD I Golkar Jambi agar Musda menjadi ajang musyawarah dan konsolidasi organisasi, bukan arena perebutan kekuasaan. Suasana kondusif yang tercipta menjadi bukti soliditas dan kekompakan internal Partai Golkar di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Cek Endra menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader dan menyatukan visi perjuangan partai.
“Menjadi pengurus partai adalah bentuk pengabdian dan tanggung jawab. Musda ini kita desain agar berjalan sejuk, bermartabat, dan berorientasi pada masa depan Partai Golkar,” tegas Cek Endra.
Pada Musda XI ini, pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipastikan berlangsung secara aklamasi, menyusul hanya satu calon yang mendaftar dan memenuhi seluruh persyaratan, yakni Syufrayogi Syaiful. Syufrayogi Syaiful diketahui merupakan Bendahara DPD II Golkar Tanjab Barat dan juga anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat tiga periode.
Cek Endra menilai mekanisme aklamasi tersebut sebagai simbol kuatnya soliditas dan kekompakan internal Golkar.
“Ini contoh baik bagaimana Golkar mengedepankan musyawarah mufakat, bukan konflik. Dengan kepemimpinan yang solid, Ketua terpilih bisa langsung bekerja dan fokus membesarkan partai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Cek Endra yang didampingi Ivan Wirata menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar. Regenerasi dinilai sebagai kunci agar Golkar tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan politik ke depan, tanpa mengabaikan peran dan pengalaman kader senior.
Dalam arah kebijakan dan visi besarnya, Cek Endra menegaskan empat fokus utama Partai Golkar di Provinsi Jambi, yakni penguatan struktur dan kaderisasi berjenjang, peningkatan elektoral melalui kerja nyata di tengah masyarakat, konsolidasi ideologi serta program kerakyatan, dan modernisasi tata kelola partai yang profesional serta transparan.
Ia juga meminta komitmen Ketua DPD II Golkar Tanjab Barat terpilih untuk merangkul seluruh kader dan meningkatkan perolehan kursi Golkar pada Pemilu mendatang.
Sementara itu, Ivan Wirata menilai keberhasilan Musda XI Golkar Tanjab Barat yang berlangsung tertib dan tanpa gesekan patut menjadi contoh bagi daerah lain.
“Golkar kuat karena disiplin organisasi dan kebersamaan. Regenerasi dan soliditas harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Musda XI DPD II Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat pun ditutup dengan semangat persatuan dan kebersamaan, dilanjutkan dengan agenda penetapan Ketua terpilih.
Momentum ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinan baru dalam membawa Golkar Tanjab Barat semakin solid, progresif, dan berkontribusi nyata bagi kejayaan Partai Golkar di Provinsi Jambi.

