Pasar Riausilip yang dibangun mengunakan dana APBD kabupaten Bangka bernilai ratusan juta rupiah beberapa tahun lalu,kini kondisinya sangatlah memperhatikan terbengkalai dan tidak terurus.
Pasar tersebut suda kelihatan kusam tidak terurus,dimana atap asbesnya suda ada yang pecah,dan lantaipun suda pada rusak,begitu juga dengan petak toko serta toiletnya .
Sementara itu kepala desa Riau kecamatan Riausilip Muharlis ketika ditemui di gedung serba guna (GSG) kecamatan Sabtu (17/1/26)mengatakan pasar desa tersebut masih merupakan aset dari pemerintah kabupaten Bangka yakni dinas tenagakerja, perindustrian dan perdagangan kabupaten Bangka.
Kamipun dari pihak desa tidak bisa berbuat apa apa walaupun kondisi pasar tersebut sangat mengkhawatirkan karena masih milik ataupun aset Pemkab Bangka.
Ditempat yang sama Sarmi sala seorang warga setempat sangat menyayangkan atas kondisi pasar yang kelihatannya kumu dan tidak terurus, seperti waktu membangun tidak ada perencanaan yang matang.kan sayang duitnya mubazir begitu saja tuturnya
Lebih lanjut Sarmi katakan pembangunan tanpa ada perencanaan yang matang akan sia sia tanpa ada azas manfaatnya bagi orang banyak. Apalagi retribusinya buat daerah tidak ada sama sekali. Kok
Ditempat terpisah kepala dinas tenaga kerja, perindustrian dan perdagangan (kadis nakerperindag) kabupaten Bangka Asep Setiawan ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan sertifikat lahan pasar tersebut seluas 1hektar lagi kita urus.
Dan mengenai bangunan tersebut dulunya memang sudah ditempati oleh pedagang,tapi pedagang tersebut mengatakan sepi pembelinya maka mereka pindah berjualan dari pasar tersebut.paparnya.(ry)

